Lestarikan Tari Tradisional

Lia Permata Lestarita (Sudir/Radar Lombok)

Masing-masing daerah punya tari tradisional yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Tari-tari tradisional akan tetap lestari bila ada pemainnya.

Seperti yang dilakukan Lia Permata Lestarita, mantan Putri Indonesia tahun 2002 asal NTB. Selain memelihara kebudayaan daerah kegiatan latihan bertujuan juga memupuk kekompakaan, kebersamaan dan silaturahmi sesama anggota sanggar seni tari. Latihan tari daerah atau tradisional dilaksanakan di sangar tari khusus.” Banyak siswa yang mulai belajar, berbagi ilmu, membuat saya bangga,” katanya kepada Radar Lombok kemarin.

Saat ini banyak orang yang sudah mulai melupakan kekayaaan-kekayaan tradisional, salah satunya tari-tarian. Tak sedikit anak muda yang malah lebih senang menari tarian modern dari pada tarian tradisional. Dari waktu ke waktu, tarian tradisional sudah mulai tertutupi oleh adanya tarian modern mekipun tidak semua tarian tradisional kini sudah tidak dilirik lagi. Bahkan anak-anak hingga dewasa lebih mengenal tarian modern daripada tarian tradisional.

Seni tari tradisional katanya, semakin pudar.  Hal ini yang membuatnya termotivasi. Ilmu dia berikan secara sukarela tanpa imbalan.  Membina generasi muda untuk cinta dan mengembangkan tari  tradisonal, jangan sampai pudar dengan perkembangan zaman, ujarnya.

Meski ditengah kesibukan sebagai penyuluh pertanian di Dinas Pertanian Kelautan Kota Mataram, Lia tetap aktif di dunia tari dan modeling, serta mengisi waktu kosong dengan cara membina anak-anak yang datang ke sanggarnya.(dir)