KPOTI Bakal Kembangkan 2.600 Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional

FOSE : Tampak saat sejumlah pengurus KPOTI mengikuti Rapimnas. (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Kegiatan Rapimnas Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) dilaksanakan di Hotel Lombok Raya Mataram pada 26-29 November 2023. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris pengurus KPOTI Provinsi di seluruh Indonesia.

Ketua Umum KPOTI Pusat Muhammad Zaini Alif mengatakan, melestarikan permainan dan olahraga tradisional bukanlah tugas yang mudah. Perlu perjuangan yang keras dan terus dilakukan. Sebab, permainan dan olahraga tradisional adalah bentuk implementasi budaya asli bangsa Indonesia yang harus dipertahankan.

“Melalui Rapimnas ini sebagai bagian dari evaluasi terhadap kinerja kita dalam beberapa tahun belakang serta merumuskan Rencana kerja yang harus dicapai sehingga Organisasi ini dapat terus berkontribusi kepada negara,” terang Zaini, Kamis (30/11).

Baca Juga :  Tim Voli Pantai NTB Bawa Pulang Tiga Gelar Juara

Adapun keputusan Rapimnas, seluruh pengurus diminta harus kompak bersama menjalankan roda organisasi dengan baik. Dimana pengurus pusat dan provinsi harus Cerdas, Ulet dan Gigih untuk mencapai visi dan misi ‘KPOTI Lestari budaya ku dan Bugar bangsa ku’.

Rangkaian kegiatan Rapimnas ini juga ada Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional dari masing-masing provinsi. Sehingga menambah wawasan akan ada keragaman permainan rakyat dan olahraga tradisional yang ada di Indonesia.

“Untuk diketahui, sampai saat ini KPOTI sudah mendata bahwa ada 2.600 jumlah permainan rakyat dan Olahraga tradisional yang ada di Indonesia dan ini akan terus kita kembangkan,” Jelasnya.

Di samping kegiatan Rapimnas, KPOTI juga meluncurkan buku pembakuan 11 Olahraga Tradisional. Ini sebagai pembuktian, bahwa KPOTI sangat serius mengembangkan olahraga tradisional di Indonesia.

Baca Juga :  Bola Voli Danrem Cup 2023 Diikuti 12 Tim

Sementara itu, Sekertaris KPOTI NTB Muhammad Syahroni mengatakan, KPOTI NTB mengucapkan terima kasih kepada KPOTI Pusat, karena sudah menunjuk NTB sebagai tuan rumah Rapimnas.

Dengan adanya Rapimnas di NTB, otomatis memacu semangat seluruh pengurus untuk menunjukkan eksistensi KPOTI dalam melestarikan dan mensosialisasikan permainan rakyat dan olahraga tradisional. Tidak hanya dikalangan masyarakat, tetapi juga kepada para wisatawan manca negara yang berkunjung ke NTB.

“Dalam waktu dekat semua kepengurusan KPOTI di kota/kab akan segera kita bentuk. Untuk saat ini tinggal 2 kabupaten yang belum terbentuk, yakni kabuoaten Lobar dan Kabupaten Sumbawa Barat,” tutupnya. (rie)

Komentar Anda