Hasil Curian Dipakai Beli Sabu dan Judi Slot

DIAMANKAN: Para pelaku kejahatan yang berhasil ditangkap Polres Lombok Tengah, Kamis (13/6). (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – Aksi pencurian di Lombok Tengah makin marak terjadi hal ini dibuktikan bahwa selama operasi jaran dilakukan setidaknya ada 19 pelaku pencurian berhasil diamankan baik yang kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas). Ironisnya para pelaku pencurian ini hanya sedikit yang melakukan aksi pencurian dengan alasan terdesak kebutuhan ekonomi. Pasalnya para pelaku ternyata lebih banyak nekat melakukan pencurian untuk memenuhi gaya hidup seperti untuk menggunakan narkoba jenis sabu hingga bermain judi online jenis slot.

Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Nasrulloh mengungkapkan, sebagai upaya memberantas kasus curas, curat dan curanmor. Maka jajaran Polres Lombok Tengah sejak 27 Mei sampai 9 Juni ini melakukan operasi kepolisian kewilayahan yakni operasi Jaran Rinjani. Hasilnya kepolisian berhasil mengungkap 17 kasus yang terdiri dari 10 kasus curanmor, 6 kasus curat dan 1 kasus curas. “Dari 17 kasus yang kami ungkap ini didapatkan target operasi (TO) berjumlah 3 dan non TO berjumlah 14 dengan persentase penangkapan sebesar 563 persen dan tersangka yang berhasil kita amankan dalam operasi kali ini berjumlah 19 orang,” ungkap Kompol Nasrulloh, Kamis (13/6).

Baca Juga :  Petani Tembakau Rugi, Pemerintah Dianggap Lamban

Tidak hanya mengamankan para tersangka namun petugas juga mengamankan sebanyak 12 jenis barang bukti mulai dari 9 unit kendaraan roda dua, satu unit kendaraan roda tiga, satu unit kendaraan roda empat, tujuh handpone, tiga karung gabah, satu unit speker aktif, dua buah kunci liter T. “Termasuk ada juga dua buah anak kunci liter T, satu buah hamer besi, satu buah parang, dan dua buah nota pembelian emas. Yang mana kasus yang diungkap terbanyak ada di Kecamatan Pujut wilayah hukum Polsek Mandalika sebanyak 4 perkara,” terangnya.

Baca Juga :  Banyak Bacagub Asal Loteng Untungkan Kandidat Lain

Para pelaku ini melancarkan aksinya terutama kasus curanmor rata-rata menggunakan kunci liter T. Hanya saja ada beberapa juga para pelaku melakukan pencurian karena kelalaian dari pemilik kendaraan yang membiarkan kunci di kendaraan. “Para pelaku ini juga rata-rata ada yang menggunakan hasil curian untuk beli sabu dan ada juga untuk beli slot,” tegasnya.

Ditambahkan, pengungkapan kasus pada operasi jaran tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya kepolisian hanya mengungkap 13 kasus dan sekarang 17 kasus. “Dengan meningkatnya pengungkapan kasus ini maka dengan meningkatnya jumlah kasus yang kita ungkap maka bisa saja jumlah kasus kejahatan mengalami peningkatan juga,” tandasnya. (met)

Komentar Anda