Forum Pemred Dukung Suksesnya Gelaran KTT G20 di Bali

ILUSTRASI PRESIDENSI G20

DENPASAR–Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak seluruh pimpinan media massa untuk turut meninjau langsung persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November mendatang.

Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) juga turut hadir dalam meninjau langsung kesiapan KTT G20 di Bali.

Menurutnya, berbagai persiapan sudah berjalan lancar dan siap untuk menggelar perhelatan KTT G20 di Bali mendatang.

“Persiapan pemerintah sudah jauh-jauh hari dilakukan, baik mempersiapkan pertemuan-pertemuan tingkat menteri, maupun persiapan secara fisik atau infrastruktur,” kata Ketua Forum Pemred, Arifin Asydhad di sela-sela kunjungan ke Bali.

Arifin juga berharap bahwa perhelatan KTT G20 di Bali ini bisa membawa hal positif bagi Indonesia. Ia juga meyakini bahwa dengan persiapan matang yang dilakukan baik dari pemerintah maupun elemen masyarakat, Perhelatan KTT G20 di Bali akan berjalan lancar.

Baca Juga :  Dalam KTT G20, Indonesia Ajak Dunia Pulih Bersama Melalui Semangat Gotong Royong

“Saya kira puncak KTT G20 akan relatif lancar,” ujar Arifin

Kunjungan forum pemred pada persiapan KTT G20 di Bali yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, setidaknya diikuti oleh 30 pemimpin redaksi untuk meninjau langsung kesiapan KTT G20.

Pemimpin Redaksi Katadata Yura Syahrul juga mengatakan hal yang sama. Ia meyakini bahwa Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan KTT G20 bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh delegasi.

Baca Juga :  Dukungan Publik Figur dan Harapan Musisi Lokal untuk Suksesnya KTT G20 Bali

“Sejauh ini pemerintah cukup fokus dan siap untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi delegasi negara-negara yang menguasai perekonomian dunia ini,” ujar Yura.

Yura beranggapan bahwa keberhasilan penyelenggaraan KTT G20 di Indonesia bisa menjadi cerminan untuk Indonesia kedepannya karena berhasil menjadi tuan rumah yang mampu mengangkat isu-isu besar.

Hal ini menurut Yura bisa menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia di mata para pemimpin negara G20.

“Masih butuh pembuktian lebih jauh dari kerja besar ini. Sehingga kelak Indonesia dikenang karena sukses membawa isu-isu besar menjadi perhatian dunia, selain karena sukses penyelenggaraannya,” Imbuh Yura. (*/gt)

Komentar Anda