Empat Orang Warga Tewas Saat Bersihkan Sumur

DIEVAKASI: Petugas dan warga saat mengevakuasi para korban yang tenggelam didalam sumur di Dusun Tanak Embang Lauq Desa Selebung Kecamatan Batukliang, Kamis kemarin (26/11). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Nasib naas dialami oleh empat orang warga saat sedang membersihkan sumur di Dusun Tanak Embang Lauq Desa Selebung Kecamatan Batukliang. Nyawa empat warga ini tidak terselamatkan setelah tenggelam di dalam sumur. Mereka diduga menghhirup gas beracun di dalam sumur yang sedang dibersihkan sehingga lemas dan kehabisan oksigen.

Para korban diantaranya yakni Mustiadi, 45 tahun, warga Dusun Kembang Kerang II, Desa Aik Dareq, Dahar alias Amaq Hamidah, 61 tahun,  warga Dusun Tanak Embang Daye Desa Selebung, Hasrul Sani, 30 tahun, dan Muhammad Yunus, 25 tahun, warga Dusun Kembang Kerang II Desa Aik Dareq.

Informasi yang diterima koran ini, bahwa kejadian tragis ini bermula Kamis (26/11) sekitar pukul 10.00 Wita, korban yang bernama Dahar alias Amaq Hamidah hendak membersihkan sumur dengan menggunakan alat berupa tangga sepanjang enam meter untuk turun ke sumur sambil membawa jaring dan ember. Di mana kedalaman sumur sekitar tujuh meter.

Saat Dahar menuruni tangga masuk ke dalam sumur, naas baginya, karena sebelum sampai ke dasar sumur, Dahar tiba-tiba jatuh dari tangga dan tenggelam di dalam sumur. Melihat hal itu, salah seorang warga yakni Muhtar alias Amaq Muhardi yang bertugas memegang tangga berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar.

Tidak berselang lama setelah Amaq Muhardi berteriak meminta pertolongan, korban lainnya yakni Muhamad Yunus yang masuk ke dalam sumur dengan niat membantu korban Dahar alias Amaq Hamidah. Tetapi  malah Muhammad Yunus bernasib sama yaitu terjatuh ke dalam sumur secara tiba-tiba sesaat sebelum berada di permukaan air sumur.

Melihat hal itu, Amaq Muhardi semakin panik dan kembali berteriak minta tolong yang membuat banyak warga berdatangan. Salah satunya yakni korban Hasrul Sani dan Mustiadi yang ikut masuk ke dalam sumur secara berurutan juga mengalami hal yang sama yaitu terjatuh dan tenggelam ke dalam sumur. Kuat dugaan keempat korban mengalami lemas saat menghirup gas yang ada di dalam sumur tua tersebut.

Kapolesek Batukliang IPTU Gede Gisiyasa ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian yang menyebabkan empat orang tenggelam dan meninggal dunia saat membersihkan sumur ini. Pihaknya menegaskan, setelah mendapatkan informasi tersebut oleh petugas langsung mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi serta menghubungi tim Basarnas untuk membantu melakukan evakuasi. “Keempat korban berhasil dilakukan evakuasi dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Para korban ini akan dimakamkan besok (hari ini, red) sehabis salat Jumat di pemakaman umum Dusun Kembang Kerang Desa Aik Darek Kecamatan Batukliang,” ungkap Kapolesek Batukliang Iptu Gede Gisiyasa, Kamis kemarin (26/11).

Pihaknya menegaskan atas kejadian tersebut, keluarga korban menerima dengan ikhlas bahwa hal tersebut adalah murni kecelakaan. Oleh masing-masing keluarga korban juga menolak untuk dilakukan otopsi. “Kita saat kejadian juga langsung menghubungi tim kesehatan Puskesmas Aik Darek untuk memeriksa keadaan korban sesaat setelah evakuasi dan membantu evakuasi korban dari dalam sumur,”tegasnya. (met)