Empat Kandidat Mendaftar di PDIP Loteng

MATARAM–DPC PDIP Lombok Tengah (Loteng) sudah membuka penjaringan bakal calon kepala daerah (balon kada) untuk Pilkada Loteng 2020. Rencananya, penjaringan yang dibuka 9 September lalu itu akan ditutup pada 27 September mendatang. Sejauh ini sudah ada empat kandidat yang mendaftar. “Sudah ada empat kandidat daftar di PDIP,” kata Ketua DPC PDIP Loteng, Suhaimi, Selasa (24/9) kemarin.

Empat kandidat itu antara lain Ketua DPC Demokrat Loteng Ahmad Ziadi, mantan Anggota DPRD Loteng Samsul Qomar, mantan Anggota DPRD NTB Hasan Baijuri, dan Mayuki.

Ditegaskannya, PDIP terbuka bagi siapapun yang ingin menggunakan PDIP sebagai kendaaraan politik untuk maju pilkada. Kendatipun diakui, PDIP hanya mengantongi satu kursi di DPRD Loteng, sementara syarat partai atau gabungan partai bisa mengusung pasangan calon kepala daerah di Pilkada Loteng 2020, yakni minimal punya 10 kursi.

Kendati begitu, peminat PDIP banyak. Terbukti sudah ada empat kandidat mengembalikan formulir atau mendaftar secara resmi. Pihaknya memperkirakan pendaftar akan semakin banyak, karena sejumlah kandidat sudah mengonfirmasi segera mendaftar. “Pendaftaran masih tiga hari lagi,” ungkapnya.

Lantas, apakah sudah ada kader internal PDIP yang mengonfirmasi akan mendaftar? Ditegaskannya, kader belum ada mendaftar. Anggota DPRD NTB Ruslan Turmuzi yang disebut-sebut akan maju juga belum mendaftar.

Sesuai peraturan partai, siapapun baik kader maupun non-kader, harus mendaftar di PDIP apabila mau diusung. “Namun khusus kader, jika tak daftar di DPC, masih boleh daftar di DPD provinsi dan DPP,” jelasnya.

Jika penjaringan ditutup, pihaknya akan segera menyampaikan hasil penjaringan ke DPD PDIP NTB. Kemudian DPD meneruskan ke DPP. Selanjutnya DPP akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap para bakal calon.

Siapapun figur yang diusung PDIP, itu sepenuhnya jadi kewenangan DPP. “DPC PDIP Loteng hanya bertugas jadi fasilitator penjaringan,” ucap mantan aktivis mahasiswa tersebut.

Ketua DPC Partai Demokrat Loteng, Ahmad Ziadi membenarkan bahwa dirinya sudah mendaftar sebagai bakal calon bupati di PDIP. Kemungkinan nanti juga mendaftar di NasDem. Dengan begitu, potensi koalisi dengan partai lain terbuka lebar. “Partai yang buka pendaftaran tentu kita akan daftar,” lugasnya. (yan)