Dua Atlet Pelajar NTB Perkuat Indonesia di Ajang 15th SEA Youth Athletics Championship

DILEPAS : Tanpak saat dua atlet atletik remaja NTB bertandang ke Dispora NTB sekaligus dilepas menuju ajang Asia. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Dua atlet Atletik Pelajar NTB dipanggil untuk memperkuat Indonesia dalam ajang 15th SEA Youth Athletics Championship yang akan berlangsung 7-9 Desember.

“Alhamdulillah dua atlet dipanggil untuk mengikuti Pelatnas dan Kejuaraan Internasional,” ujar Kepala Dispora NTB Tri Budiprayitono, Selasa (28/11).

Pria yang akrab disapa Yiyit ini menjelaskan, SEA Youth Athletics Championship merupakan kompetisi olahraga bagi atlet U-18. Kompetisi ini diikuti seluruh negara di Asia Tenggara yang digelar oleh Southeast Asian Athletics Association. Event ini sudah berlangsung sejak 2006 dan untuk tahun ini akan dilaksanakan di Thailand.

Dua atlet pelajar cabor Atletik NTB tersebut, adalah Aliya Dwi Marzuki. Prestasi atlet yang kini menghuni PPLP NTB ini semakin meningkat. Aliya yang turun di nomor lempar cakram meraih medali emas dalam Kejurnas Atletik. Selain itu, Aliya juga meraih medali emas pada Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO 2023, serta medali perak POPNAS 2023.

Baca Juga :  130 Pebalap Ikut Kejurnas Grasstrack GTX Region 3 Bali Nusra

Kemudian dari sektor putra, Yad Hafizudin juga dipanggil menjadi salah satu atlet Indonesia. Yad yang memiliki spesialisasi 1.500 meter ini sudah memiliki prestasi yang bagus. Yad menjadi juara Student Athletics Championship (SAC) 2023; juara pertama Kejurnas Atletik U-18 2023, dan peraih emas Popnas 2023.

”Saya harap mereka tetap fokus dan mendengarkan nasehat dari pelatih. Harus tetap semangat untuk meraih hasil yang terbaik dengan membawa pulang medali sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia, khususnya NTB, dalam kancah internasional,” tandasnya.

Baca Juga :  Sapwa Sumbang Medali Perunggu SEA Games 2023 Kamboja

Terpisah, Wakil Ketua Pengprov PASI NTB Ridwan mengatakan kedua atlet pelajar tersebut memiliki potensi meneruskan prestasi atletik NTB. Apalagi keduanya masih terhitung pelajar, sehingga kedepan masih bisa mematangkan kemampuannya.

Secara keseluruhan ada 35 atlet yang dipanggil untuk memperkuat Indonesia. Terdiri dari 20 atlet putra dan 15 atlet putri. Mereka berasal sejumlah provinsi di Indonesia.

“Selain latihan yang paling penting untuk perkembangan atlet adalah kompetisi. Inilah yang bisa membentuk kemampuan mereka,” pungkasnya. (rie) 

Komentar Anda