Bertambah 18 Orang Kasus Baru Positif Covid-19 di NTB

Data Kasus Covid-19 di NTB Tanggal 1 Juni 2020
Data Kasus Covid-19 di NTB Tanggal 1 Juni 2020
Advertisement

MATARAM–Kasus positif Covid-19 di NTB belum juga menunjukkan tanda-tanda penurunan tapi justru tetap tinggi.

 Gugus Tugas Penangan Covid-19 Provinsi NTB kembali mengumumkan tambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 18 orang. Dua orang sudah dinyatakan meninggal, maka total jumlah kasus pasien positif pada, Senin (1/6) sebanyak 670 orang. Rinciannya 292 orang sudah sembuh, 13 meninggal dunia, serta 365 orang masih dalam perawatan. Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mengatakan, setelah diperiksa di laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, laboratorium TCM RSUD Kota Mataram dan laboratorium TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir dan laboratorium Genetik Sumbawa Technopark sebanyak 125 sampel dengan hasil 103 sampel negatif, empat sampel positif ulangan dan 18 sampel kasus baru positif Covid-19. “Dengan adanya tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif, tidak ada tambahan sembuh baru, dan dua  kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Senin (1/6) sebanyak 670 orang, dengan perincian 292 orang sudah sembuh, 13 meninggal dunia, serta 365 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya press release yang diterima radarlombok.co.id, Senin malam (1/6/2020).

 Disebutkan, tambahan kasus baru positif tersebut, dinominasi pasien asal Lombok Tengah sebanyak delapan orang, disusul Kota Mataram lima orang satu diantaranya meninggal dunia, Sumbawa Barat dua orang, Lombok Timur satu orang, Lombok Barat satu orang dan tambahan kasus meninggal pasien yang sudah dirawat satu orang. Sisanya tambahan kasus baru satu orang luar Provinsi NTB. Mereka adalah, pasien nomor 653 atas nama  GNS, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Pagesangan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

 Pasien nomor 654 atas nama  EE, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik. Pasien nomor 655 atas nama  IDAW, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

 Pasien nomor 656 atas nama  IWGS, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Babakan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

 Pasien nomor 657 atas nama  IMDJ, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik. Selanjut, pasien nomor 658 atas nama  R, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

 Pasien nomor 659 atas nama  M, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat inimenjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik. Pasien nomor 660 atas nama ASN, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

 Pasien nomor 661, atas nama BWN, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik. Pasien nomor 662, atas nama  LR, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik. Pasien nomor 663, atas nama MA, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

  Pasien nomor 664 atas nama  MWKPSS, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik. Pasien nomor 665, atas nama  SS, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Durian, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik. Pasien nomor 666, atas nama  MLH, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 384. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa Barat dengan kondisi baik.

 Pasien nomor 667, atas nama  IBSG, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 385. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa Barat dengan kondisi baik. Pasien nomor 668, atas nama  YAW, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid- 19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.  Pasien nomor 670, atas nama  MSP, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19 . Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik.

 Sementara, tambahan kasus baru yang meninggal dunia asal Kota Mataram yakni pasien nomor 669 atas nama  J, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Sedangkan tambahan kasus meninggal dari Lombok Barat merupakan pasien yang terkonfirmasi yang positif Covid-19 pada, Rabu (27/5) kemarin yakni, pasien nomor 561, atas nama H, laki-laki, usia 66 tahun, penduduk Desa Bugbug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah dirawat di ruang isolasi RS Siloam.

 Ia juga menjelaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.122 orang dengan perincian 476 orang (42%) PDP masih dalam pengawasan, 646 orang (58%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.513 orang, terdiri dari 187 orang (3%) masih dalam pemantauan dan 5.326 orang (97%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.534 orang, terdiri dari 1.878 orang (34%) masih dalam pemantauan dan 3.656 orang (66%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 59.770 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.993 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 55.777 orang (93%),”jelasnya. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid