Banyak Bacagub Asal Loteng Untungkan Kandidat Lain

Sahim (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – Empat putra terbaik Lombok Tengah digadang-gadang maju di pilkada menjadi bakal calon gubernur NTB. Ada nama mantan Bupati Lombok Tengah, H Suhaili FT, Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri, mantan Dubes RI untuk Turki H Lalu Muhammad Iqbal, dan Pjs Gubernur NTB H Lalu Gita Ariadi.

Munculnya banyak figur ini malah disayangkan oleh berbagai kalangan. Karena dengan banyaknya kandidat asal Lombok Tengah ini malah akan menguntungkan bakal calon lain dari luar Lombok Tengah. Di satu sisi masyarakat sangat berharap sudah saatnya Gubernur NTB dari Gumi Tatas Tuhu Trasna ini.

Mantan Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah, Sahim mengatakan, hiruk pikuk pilkada sudah mulai ramai khususnya untuk pilgub NTB. Para kandidat yang ingn maju menjadi guburnur sudah mencari simpati masyarakat. Ada yang mengklaim sudah didukung partai dan ada juga yang tebar pesona lewat media sosial (medsos). “Semua itu merupakan upaya untk berikhtiar dan ada empat tokoh Lombok Tengah yang sudah mendeklarasikan diri maju menjadi calon gubernur. Keempat tersebut, dua diantranya telah dikenal langsung oleh msyarakat Lombok Tengah karena keduanya telah menjadi pelayan masyarkat Lombok Tengah,” ungkap Sahim kepada Radar Lombok, Selasa (16/4).

Mantan anggota DPRD Lombok Tengah ini menambahkan, selain dua orang yang pernah menjadi pelayan masyarakat. Namun dua nama lainnya belum pernah menjadi pelayan masyarakat di Lombok Tengah secara khusus. Sehingga menurutnya selaku orang Lombok Tengah yang cukup lama terjun di politik sejak reformasi, sanget menyayangkn adanya kandidat yang muncul terlalu banyak dari Lombok Tengah. “Hal ini kurang baik bagi masyarakat Lombok Tengah sendiri akibat ambisi semata akan menguntungkan calon lain di luar Lombok Tengah, memang kami dari puluhan tahun lalu sangat berkhayal memilik guburnr yang berasal dari Lombok Tengah dan hayalan kami msuk akal karena ditunjang pemilih di daerah ini,” terangnya.

Baca Juga :  Pengerjaan Proyek Jembatan Lantan Tersendat

Menurutnya, pemilih di Lombok Tengah terbesar kedua setelah Lombok Timur, tapi fakta yang terjadi selama ini sejak reformasi, gubernur bersal dari luar Lombok Tengah bahkan menjadi wakilpun Lombok Tengah tidak pernah dapatkan sejak mulai Harun Alrasid Bima. Kemudian Lombok Timur TGH Zainul Majdi dan terakhir Zulkiflimansyah dari Sumbabwa. “Yang sangat membuat sedih adalah dua mantan gubernur dari pemilih yang kecil bisa menduduki NTB satu. Hal ini terjadi karena masyarakat Lombok Tengah belum memiliki niat dan kebersamaan untuk melirik dan menetapkn tokoh Lombok Tengah yang menjadi gubernur dari Lombok Tengah,” terangnya.

Baca Juga :  Tanah Pecatu Diklaim, Ratusan Warga Desa Menemeng Datangi Jaksa

Sahim juga berpendapat, selama ini masih ada masyarakat yang tidak bangga bila gubernur berasal dari Lombok Tengah. Untuk itu, pihaknya sangat berharap pada pilkada 2024 ini akan muncul gubernur dari Lombok Tengah yang akan dibanggakan bersama. “Jika mau dan bersama memiliki niat punya gubernur dari Lombok Tengah, ada beberapa hal yang wajib kita jalani. Pertama upayakn calon dari Lombok Tengah satu orang dan saya yakin ketua-ketua partai yang berasal dari Lombok Tengah akan berpikir sama usung calon dari Lombok Tengah,” tegasnya.

Kades Nyerot Kecamatan Jonggat ini meminta kepada semua pihak juga untuk melepas primodialisme, terlepas dari unsur bangsawan atau tidaknya yang terpenting satu niat yakni bersama mendukung putra Lombok Tengah menjadi gubernur dan pihaknya menekankan agar sama-sama lepas diri dari ikatan organisasi apapun yang melekat pada diri masing-masing untuk memenangkan orang Lombok Tengah. “Mari kta melebur menjadi satu bahwa kta sama-sama orang loteng yang mau melihat putra loteng menjadi guburnur. Jika kita bersatu maka masyarakat dari daerah lain akan memperhintungkan keberdaan kita karena akan berpengaruh luas jika kita bersatu dan hayalan kami yang menginginkan putra Loteng menjadi NTB satu terwujud,” pungkasnya. (met)

Komentar Anda