AKAD Lobar Dikukuhkan 6 Februari

BERSIKAP DI PILKADA: Ketua AKAD Lobar M. Zaini didampingi Sekretaris AKAD Lobar Romi Purwandi saat ditemui di Kantor Desa Babussalam, Rabu kemarin (25/1) (ZULKIFLI/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG-Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Lombok Barat (Lobar) Periode 2016-2019 di bawah pimpinan M Zaini  rencananya pengukuhan akan dilakukan pada 6 Februari 2017 oleh Bupati Lobar.

Cukup lamanya pengukuhan pasca pergantian pengurus diterangkan Zaini, lebih kepada dinamika internal dalam penyusunan pengurus. Karena cukup banyak Kades baru dengan gagasan baru yang memberikan masukan membangun. Selain juga karena kesibukan sebagai kades di tengah menumpuknya pekerjaan. “Pengukuhan nanti akan dilakukan langsung pak Bupati. Ini sudah kita konfirmasi langsung dan beliau mengiyakan. Pak Bupati juga sebagai pelindung atau penasihat,” terangnya  didampingi Sekretaris AKAD Lobar Romi Purwandi di Kantor Desa Babussalam, Rabu kemarin (25/1).

Romi menambahkan, persiapan pengukuhan sudah dilakukan. Temasuk seragam pengurus. Suasana pengukuhan nanti tidak perlu mewah. Sederhana, tetapi berkesan baik.

[postingan number=3 tag=”lobar”]

Kemudian seperti diketahui, AKAD Lobar sendiri tidak mendapatkan hibah pada 2017 di APBD Lobar. Tidak didapatkannya hibah pada 2017 lebih dikarenakan telat dalam mengajukan proposal kata Romi. “Kemarin kita telat mengajukan proposal,” tandasnya.

Terkait perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lobar 2018 AKAD  nampaknya akan mengambil sikap. Namun ditegaskan Zaini yang juga  Kepala Desa Babussalam Kecamatan Gerung ini, sikap dimaksud bukan berpolitik. Karena di dalam undang-undang, dilarang berpolitik harus netral. “Pesan undang-undangnya desa harus netral, tidak berpolitik. Tetapi kita tidak menutup kemungkinan karena AKAD sendiri berbicara tentang kepemimpinan daerah, tidak menutup kemungkinan. Mungkin nanti dari teman-teman anggota atau siapapun kan seperti itu, yang sekiranya menjadi cocok dan pas buat kepemimpinan daerah ke depan. Mungkin itu akan menjadi kesepakatan bersama. Kan ada kerja-kerja lembaga kerja-kerja aosiasi ini yang membutuhkan sebuah kesepakatan bersama,” ujar Zaini.

Ditegaskan pula oleh Zaini, sikap pemberian dukungan dari AKAD nanti, murni personal masing-masing anggota. Tidak ada aksi penggiringan massa untuk mendukung salah satu calon kada. “Jadi ini urusan personal,” tegasnya.

Ditanya terkait siapa kira-kira calon kada yang potensial akan didukung, Zaini belum bisa menyebut dari nama-nama yang sudah mulai muncul ke permukaan saat ini, karena kebanyakan masih sekadar cerita. Terhadap sosok Bupati Lobar Fauzan Khalid yang sudah terang-terangan menyatakan diri maju pada pilkada 2018 diterangkannya, sosok Fauzan sudah tidak diragukan lagi dalam kapasitasnya memimpin Lobar. Tetapi calon kada lain nanti juga akan muncul. Sehingga semua akan menjadi pertimbangan. “Kan bisa saja nanti AKAD ngusung sendiri,” jelasnya dengan nada bercanda. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut