28 Kasus Baru Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 18 Oktober 2020.

MATARAM – Gugus Tugas Provinsi NTB kembali mencatat adanya tambahan kasus baru Covid-19 pada Minggu (18/10) sebanyak 28 orang dan dua orang tambahan kasus baru meninggal dunia.

Tambahan kasus baru positif tersebut, diketahui setelah pemeriksaan 167 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, dan Laboratorium TCM RSUD Bima. Hasilnya 136 sampel negatif, tiga sampel positif ulangan, dan 28 sampel kasus baru positif Covid-19. Rinciannya, dari Mataram dua orang, Lombok Barat empat orang, Lombok Tengah dua orang, Lombok Utara dua orang dan Lombok Timur delapan orang. Selanjutnya, Sumbawa empat orang, Kabupaten Dompu tiga orang, Kabupaten Bima dua orang dan Kota Bima satu orang.

Sementara tambahan dua orang kasus kematian baru pada hari yang sama terdapat dari Sumbawa satu orang dan Dompu satu orang. Mereka pasien nomor 3497 atas nama M, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Satu lagi pasien nomor 3714 atas nama SAM, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Pada hari yang sama juga terdapat tambahan enam pasien selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Rinciannya, dari Lombok Utara satu orang, Lombok Timur empat orang dan Kota Bima satu orang. “Dengan adanya tambahan 28 kasus baru terkonfirmasi positif, enam tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (18/10/2020) sebanyak 3.727 orang, dengan perincian 3.013 orang sudah sembuh, 211 meninggal dunia, serta 503 orang masih positif,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Minggu malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.074 orang dengan perincian 276 orang (2%) masih dalam isolasi, 109 orang (1%) masih berstatus probable, 11.689 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 28.914 orang, terdiri dari 2.559 orang (9%) masih dalam karantina dan 26.355 orang (91%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 89.017 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.542 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 87.475 orang (98%). “Dengan adanya penambahan kasus baru positif Covid-19 dan jumlah kematian baru, hal ini menunjukkan bahwa transmisi lokal dan penularan virus corona di NTB masih terus terjadi,”katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan kesehatan dalam setiap aktivitas sosial ekonomi. Untuk bisa tetap produktif dan aman di tengah pandemi ini, maka protokol kesehatan wajib diterapkan secara disiplin oleh seluruh warga masyarakat. “Kita tidak boleh lengah dan kendor dalam melakukan pencegahan dan proteksi terhadap diri sendiri maupun orang lain,”imbaunya.

Caranya sangat sederhana, sambungnya, dengan selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, jaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai gaya hidup baru. “Insya Allah dengan upaya sederhana ini kita bisa tetap produktif dan aman ditengah pandemi ini,”ujarnya. (sal)