Tanggul Tambak Udang Amor-Amor Jebol

REBUTAN: Tanggul tambak udang di Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan jebol, Senin (25/2). Warga rebutan udang.(ist)

TANJUNG – Tambak udang di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar Kecamatan Kayangan yang jebol Senin (25/2) lalu, menjadi atensi Polres Lombok Utara.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait hal itu. “Kami kemarin mendapatkan laporan dari Kapolsek Kayangan terkait adanya tanggul tambak udang yang jebol,” ujarnya, Rabu (29/2).

Terkait apa penyebab tanggul jebol pihaknya belum bisa memastikan. Namun dugaan sementara akibat hujan lebat yang terjadi selama beberapa hari belakangan ini. “Anggota sudah turun ke lapangan untuk mengeceknya. Kita belum tahu penyebab pasti,” ucapnya.

Baca Juga :  KKB Sebut One Gate System Hanya Wacana

Camat Kayangan, Siti Rukaiyah mengatakan bahwa tanggul tambak udang yang jebol tersebut terdapat empat belas kolam di dalamnya. Saat kejadian udangnya hanyut dan menjadi rebutan masyarakat. Terkait apa penyebab tanggul jebol, pihaknya juga belum bisa memastikan. Namun informasi yang diterima akibat hujan lebat selama beberapa jam lamanya. “Kemungkinan faktor alam. Hujan waktu itu lebat sekali,” ucapnya.

Baca Juga :  Teluk Nara dan Pelabuhan Tikus Aman dari One Gate System

Terkait dampaknya bagi masyarakat, Rukaiyah mengaku masyarakat tidak terdampak secara langsung. Sebab air atau limbah dari tambak tersebut langsung ke laut. “Insyaallah tidak terjadi pencemaran lingkungan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KLU, Rusdianto belum bersedia komentar panjang soal ini. Termasuk soal dugaan pencemaran lingkungan. “Kita akan koordinasikan dengan pemerintah provinsi dulu,”ucapnya. (der)

Komentar Anda