Sebelum Ujian CPNS Harus Isolasi Mandiri

H Muhammad Nasir (Janwari Irwan/ Radar Lombok)

MATARAM–Di tengah Pandemi Covid 19 Badan Kepagawaian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya akan segera menggelar ujian Seleksi Kompetensi Bindang (SKB) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Muhammad Nasir mengatakan, bagi peserta yang akan mengikuti ujian wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah. Hal ini dilakukukan untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 kepada peserta ujian yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 September mendatang di Kantor BKD Provinsi NTB. ” Jadi sebelum melakukan tes, peserta harus isolasi mandiri,sehingga pada saat seleksi tidak ada virus yang dibawa,”katanya.
Ia mengatakan, pada pelaksanaan ujian nanti peserta harus menunjukkan surat keterangan sehat berdasarkan hasil rapid test. Kemudian peserta wajib menggunakan masker yang menutupi hidung mulut hingga dagu. Selain itu juga katanya, perseta wajib menggunakan alat perlindung diri tambahan berupa kaca shield dan sarung tangan. ” Yang paling penting, tetap menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain,”katanya.
Bukan hanya itu katanya, pada saat ujian nanti peserta harus membawa alat tulis sendiri. Dan bagi peserta yang memiliki suhu tubuh diatas 37 derajat maka akan diberikan lokasi khusus sebagai tempat ujian. ” Jadi biar memiliki suhu tubuh yang lebih tetap akan diberikan masuk atau mengikuti ujian seleksi,”paparnya.
Untuk diketahui Tes SKB CPNS Pemprov NTB akan diikuti sebanyak 942 peserta yang ditetapkan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang berhak ikut SKB. Diketahui, dari 3.650 pelamar yang memenuhi passing grade dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) beberapa waktu lalu, hanya 942 orang yang berhak ikut ke tahap seleksi CPNS berikutnya yakni SKB. Mereka merupakan pelamar yang memenuhi passing grade atau nilai ambang batas menurut Permenpan No. 24 Tahun 2019. Dengan jenis jabatan atau formasi guru sebanyak 518 orang, tenaga kesehatan 200 orang dan tenaga teknis 224 orang.(wan)