Menuju Tiga Besar Lobi-Lobi Mulai Muncul

PESERTA : Tampak para peserta pansel saat menghadiri tes di ruang. (SUDIRMAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Para peserta lelang jabatan eselon II harap-harap cemas. Mereka mulai melakukan banyak komunikasi dan lobi-lobi untuk bisa masuk tiga besar. Dari tujuh OPD yang pesertanya lebih dari tiga orang, bakal banyak yang tesingkir.

Untuk bisa mulus ke tiga besar, para peserta mulai melakukan beragam cara dari melobi pansel sampai dengan pejabat di Kota Mataram. Pada tes terakhir yakni, pemaparan makalah yang disampaikan para peserta. Setelah itu, pansel akan menetapkan tiga nama lalu melakukan tes kesehatan di RSUD Kota Mataram. Belasan pejabat eselon III, sudah melakukan tahapan dari awal.

Anggota Pansel Prof Zainal Asikin, menyampaikan, selama dua hari ini kalangan pejabat eselon III yang ikut pansel melakukan pemaparan makalah dan visi-misi. ‘’Secara program dan subtansi sudah banyak menguasi, isu-isu yang strategis, masing-masing calon berbeda sesuai dengan isi makalah,’’ katanya kepada Radar Lombok, Rabu (6/12).

  Secara kualitas sudah baik sehingga mereka bisa mendapatkan jabatan eselon III. Diketahui, rata-rata memaparkan visi-misi sudah disampaikan. ‘’Saya baca makalah masing-masing berbeda, setelah penetapan tiga nama baru tes kesehatan. Progresif, pokoknya yang terbaik dari yang baik-baik,’’ katanya.

Setelah ditetapkan tiga nama akan diserahkan ke pembina kepengawaian yakni Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, untuk melakukan pertimbangan dan pelantikan. Tahapan pansel berakhir tanggal 8 Desember. Semua tahapan sudah dilalui para peserta, tinggal dilakukan penilaian.

Baca Juga :  Tunggakan Pajak Grand Legi Masih Dicicil

Dari tujuh OPD yang melebihi tiga calon yakni, Dinas Pariwisata lima orang, Dinas Peridustrian Koperasi dan UMKM 10 orang, Dinsos 10 orang dan BKPSDM 5 orang. Sementara yang lain sudah tiga nama.

Ada tujuh OPD yang dilelang yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas perindustian Koperasi dan UMKM, Dinas Sosial, BKPSDM dan Dinas PUPR. Semua pejabat eselon III yang ikut sedang menjalankan tes saat ini, dari asesment sampai presentasi makalah.

Dari tujuh Pansel ini dua OPD paling banyak peminat, yakni Dinas Sosial ada 10 pejabat eselon III yakni, Leni Oktavia, Yasin,  Haris A Rasyid,  I Made Gede Yase, Mohamad Iswan, Ahmad Muzaki, Andi Darwis, Zulkarwin, I Made Putu Sudarsana, dan Lalu Samsul Adnan. Sedangkan Dinas Peridustrian Koperasi dan UMKM ada 10 pejabat eselon III yakni, H Muhammad Rhamdani, Fathurahman, H Zuhad, Moh Yusuf, Eka Wardana, I Made Putu Sudarsana, Endang Utami Rahayu, Abdul Manan, Ida Wayan Putra Ekantara, dan Samsul Irawan.Sedangkan untuk Dinas kesehatan ada tiga yakni, dr H Emiral Isfihan, drg Ahmad Zulfikar, dan dr Yulia Sari Risnawati yang tercatat sebagai pendatang baru dan sedang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Babakan.

Baca Juga :  Jalan Udayana Tidak Cocok Dipasangi Pita Penggaduh

Sementara untuk Dinas PUPR ada empat orang pejabat eselon II yakni, Lale Widhianing, Lalu Muhammad Sudiana, Lalu Agus Kurniadi, dan terakhir Parman satu-satunya yang sudah tiga kali mengikuti pansel. Sedangkan Dinas Pariwisata ada  lima orang yakni, Leni Oktavia, Cahya Samudra, I Made Gede Yase, H Muhammad Rhamdani, dan terakhir Ahmad Muzaki. Sedangkan  Dinas Perhubungan tiga orang yakni, Zulkarwin, Cahya Samudra, dan M Israk Tantawi Jauhari. Terakhir di BKPSDM ada lima pejabat eselon III yakni Taufik Priyono,  Abdul Manan, Multazam, Endang Utama Rahayu, dan Lalu Samsul Adnan. Dari beberapa pejabat eselon III ada yang ikut dua tempat dan satu tempat sesuai dengan aturan yang ada.

Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi mengatakan, untuk lelang jabatan dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Dan pansel harus bekerja profesional saat ini. ‘’Kita tekankan pansel untuk tetap menjaga  integritas, serta yang terpilih betul-betul yang menguasai soal persoalan di masing-masing OPD yang didaftar,’’ katanya. (dir)

Komentar Anda