Mahasiswa KKN Unram Pasang Plang Petunjuk Lokasi Destinasi

Mudahkan Wisatawan Kunjungi Desa Wisata Labuhan Haji

PLANG PETUNJUK DESTINASI: Para mahasiswa KKN Unram melakukan pemasangan plang petunjuk arah ke lokasi berbagai destinasi objek wisata yang ada di Desa Wisata Labuhan Haji.

SELONG—Bentuk kepedulian sosial, pengembangan diri sekaligus menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku kampus kepada masyarakat. Kelompok mahasiswa Universitas Mataram (Unram), yang terdiri dari 10 mahasiswa, melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2022/2023 di Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

“Program KKN yang kami lakukan ini telah berjalan selama 22 hari, dari 54 hari yang direncanakan. Alhamdulillah, dengan bantuan dan petunjuk masyarakat di lokasi, KKN yang kami lakukan hingga kini dapat berjalan lancar,” kata Muhammad Farrel Alfarisi, salah satu mahasiswa KKN kepada Radar Lombok, Selasa (11/7).

Dijelaskan Farrel, setelah para mahasiswa melakukan identifikasi di Desa Labuhan Haji, terkait potensi yang ada. Dimana Desa Labuhan Haji merupakan salah satu desa wisata di Lotim yang cukup populer. Maka pihaknya pun mulai menyusun program kerja, untuk selanjutnya dilaksanakan bersama-sama dengan rekan KKN mahasiswa lainnya.

“Salah satu program yang kami lakukan yaitu memasang plang petunjuk arah menuju lokasi-lokasi destinasi wisata yang ada di Desa Labuhan Haji. Selain juga memasang bulletin board, berisi informasi tentang objek-objek wisata yang dapat dikunjungi di Desa Labuhan Haji,” jelas Farrel.

Baca Juga :  Promosi Wisata Desa Batu Kumbung, Mahasiswa KKN Unram Buat Peta Wisata

Pemasangan plang petunjuk arah dan bulletin board ini sambung Farrel, diharapkan dapat memudahkan para pengunjung (wisatawan) yang datang ke Desa Wisata Labuhan Haji.

“Program ini telah selesai pada tanggal 7 Juli 2023 lalu, tentunya proses pelakasanaannya juga tidak lepas dari bantuan masyarakat setempat, baik Pemerintah Desa Labuhan Haji, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Labuhan Haji,” ujar mahasiswa Fakultas Hukum Unram Semester VI ini.

Dijelaskan Farrel, Desa Labuhan Haji memiliki potensi wisata alam berupa pantai, dan wisata religi, seperti Pantai Labuhan Haji, Pantai Sepolong, Makam Anak Iwo’, dan lainnya, yang kalau dapat dikembangkan secara maksimal, maka ke depan bisa menjadi daerah tujuan wisata yang akan ramai dikunjungi para wisatawan.

Persoalannya, meski ke dua destinasi wisata itu telah banyak dikenal masyarakat (wisatawan). Namun belum dilengkapi dengan papan petunjuk arah yang jelas. Sehingga tak jarang masyarakat luar atau pengunjung yang datang menjadi salah jalan atau tersasar.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Unram Ajarkan Warga Peresak Membuat Vertikultur dan Pupuk Organik

“Melihat kondisi tersebut, KKN-PMD UNRAM Desa Labuhan Haji berinisiatif membuat dan memasang plang petunjuk arah menuju ke berbagai objek wisata yang ada di Desa Labuhan Haji. Plang petunjuk jalan dibuat menggunakan bahan tiang dan plat besi, agar dapat bertahan lama dan berkelanjutan ke depannya,” terang Farrel.

Pembuatan plang dan papan informasi dilakukan masing-masing individu peserta KKN, meliputi pembelian plat besi dan tiang besi, cat, tiner, pemotongan plat besi dan tiang besi, penghalusan plat besi, mengecat plat besi sebanyak 2 kali, membuat tulisan tempat wisata, merangkai plat besi menjadi plang petunjuk arah wisata dan plang denah wisata.

Setelah jadi, papan petunjuk arah dan papan informasi tersebut, dipasang dibeberapa titik jalan yang sudah ditentukan, tidak jauh dari lokasi wisata. “Diharapkan dengan pemasangan plang petunjuk arah wisata ini, para pengunjung lebih mudah mencari lokasi wisata, sekaligus sebagai informasi kepada para pengguna jalan untuk mengetahui adanya objek wisata di Desa Labuhan Haji,” pungkas Farrel. (gt)

Komentar Anda