Mahasiswa KKN Unram Ajarkan Warga Peresak Membuat Vertikultur dan Pupuk Organik

MAHASISWA KKN: Mahasiswa KKN Unram periode Desember 2021 – Februari 2022 di Desa Peresak, mengajarkan warga pembuatan vertikultur dan pupuk organik. (ist for radarlombok)

PRAYA—Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) periode Desember 2021 – Februari 2022, di Desa Peresak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), melaksanakan sosialisasi pembuatan vertikultur dan pupuk organic cair serta pupuk kompos, kepada masyarakat di lokasi KKN, Senin lalu.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Peresak, yang dihadiri oleh Ketua Kelompok Tani, Perwakilan Desa, Kepala Dusun dan warga lainnya itu, merupakan salah satu program utama kelompok KKN Unram di Desa Peresak.

Menurut Ketua KKN Desa Peresak, Batukliang, Muhammad Ridwan, program pembuatan vertikultur merupakan hasil diskusi bersama anggota kelompok, setelah melihat lahan pekarangan warga di Desa Peresak, yang pemanfaatannya belum optimal. Sedangkan program pembuatan pupuk dilakukan, karena antusiasme permintaan masyarakat akan alternatif pupuk kimia.

BACA JUGA :  Pemprov dan IKA Unram Harus Seiring Sejalan untuk Kemajuan Daerah

“Vertikultur ini merupakan program utama kami, dengan tujuan agar masyarakat dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangannya. Sedangkan untuk pembuatan pupuk organik cair dan pupuk kompos, ini menjadi sangat urgent kami laksanakan, karena permintaan dari warga desa,” kata Ridwan.

Selain itu, pihaknya juga melihat alasan dibalik permintaan tersebut, seperti ketersediaan pupuk kimia yang semakin langkah, harga pupuk kimia yang terus melonjak, dan efek negatif bagi lingkungan yang dihasilkan dari penggunaan pupuk kimia.

BACA JUGA :  Wakil Rektor III Unram Sorot Data Base dan Portofolio Alumni

Sosialisasi yang dilakukan, juga disambut antusias oleh masyarakat Desa Peresak. “Kami sangat senang dengan diadakannya sosialisasi ini, terutama dalam hal pembuatan pupuk. Karena seperti kita ketahui bersama, pupuk sekarang cukup langka,” jelas Zaenal, selaku Perwakilan Desa Peresak.

Sehingga ketika mengetahui kalau para mahasiswa KKN akan melaksanakan sosialisasi pembuatan vertikultur dan pupuk organik cair, maka warga pun antusias mendatangi lokasi. “Kami berharap ilmu dari teman-teman dapat kami terapkan, dan menjadi solusi baru bagi permasalahan kami,” pungkas Zaenal. (gt)