Kanwil Kemenkumham NTB Safari Ramadan di Lapas Lombok Barat

Kanwil Kemenkumham NTB melakukan safari di Lapas Kelas IIA Lombok Barat, Rabu (3/4). (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM–Untuk mempererat tali silaturahmi dan keberkahan di bulan Ramadan, Kanwil Kemenkumham NTB melakukan safari di Lapas Kelas IIA Lombok Barat, Rabu (3/4).

Dalam safari ramadan kali ini, Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan disambut Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat Muhammad Fadli.

Parlindungan menegaskan, untuk menjaga nama baik serta kehormatan organisasi. “Segala rintangan yang ditemukan di lingkungan kerja, harus dihadapi dengan mengedepankan profesionalisme dan integritas,” ujar Parlindungan.

Selain itu, parlindungan juga menegaskan untuk tidak mencederai organisasi dengan mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan organisasi.

Parlindungan juga menegaskan, Kemenkumham NTB siap memenuhi hak para WBP antara lain pemberian remisi. “Namun sebelum memperoleh hak itu tentunya ada kewajiban WBP yang harus dipenuni yakni senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan,” ujar Parlindungan di depan WBP yang bersiap menunaikan Salat Tarawih.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham NTB Dorong Peningkatan P2HAM di Lapas Dompu

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat Muhammad Fadli menyampaikan beberapa rincian kegiatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bula Ramadan antara lain Musabaqah Tilawatil Quran, Salat Tarawih berjemaah, tadarus, dan Nuzulul Quran. “Diharapkan dari berbagai kegiatan tersebut dapat memberi pencerahan rohani dan meningkatkan iman dan takwa bagi WBP,” ucap Fadli.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB Ruslan Abdul Gani yang mewakil Pj. Gubernur NTB. Ruslan menekankan kepada WBP untuk memetik hikmah puasa, salah satunya melatih kesabaran.
“Pada hakikatnya berpuasa merupakan cara kita meningkatkan kontrol diri dan tidak terbawa nafsu yang dapat membawa ke hal negatif,” ujar Ruslan.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Kuliah Umum Kekayaan Intelektual di Universitas Al Azhar

Menkumham Yasonna H Laoly dalam sejumlah kesempatan mengatakan, datangnya bulan Ramadan diharapkan membawa berkah dan kedekatan spiritual bagi WBP. Selain itu, Yasonna berharap setiap langkah pembinaan di dalam Lapas menjadi ladang untuk perbaikan diri, mengarahkan mereka menjadi manusia yang lebih baik di masa depan.
(Johan)

Komentar Anda