Jamaah Jangan Ikut Berkomentar Miring soal TGB

Soal Pilihan Politik Mendukung Jokowi

Presiden Jokowi dan TGB HM. Zainul Majdi
BERSAMA : Presiden Jokowi dan TGB HM. Zainul Majdi saat mengunjungi korban gempa bumi di Lombok Timur belum lama ini. (Dok/RADAR LOMBOK)

SELONG – Warga Nahdlatul Wathan (NW) harus bangga jika pada akhirnya nanti Joko Widodo meminang Tuan Guru Bajang (TGB) HM. Zainul Majdi sebagai wakilnya di Pilpres mendatang. Hal ini dikemukakan oleh

Ketua Dewan Musytasyar Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) TGH Muhammad Yusuf Ma’mun kemarin. Adanya warga NTB yang menjadi tokoh nasional apalagi menjadi salah satu bakal calon wakil presiden tentu hal yang membanggakan. TGB adalah Ketua Umum PBNW.” Saya hanya bisa mengatakan semoga Allah meridai apa yang kita harapkan ini,” harapnya.

BACA JUGA: TGB Rela Di-Bully demi Bangsa

Ia mengatakan sosok TGB sudah dikenal oleh semua orang baik di NTB maupun di level nasional. Terlebih lantaran keberhasilannya memimpin NTB selama dua priode. Dari kepemimpinannya ini  tentu masyarakat ingin yang lebih baik lagi kedepannya. Namun itu semua diserahkan kepada kehendak Tuhan.

“Semoga apa yang diinginkan masyarakat menjadi keinginan bersama, melihat TGB ikut di pentas demokrasi ke level nasional,” ungkapnya.

Ia melihat geografis NTB yang kecil tidak masalah bagi TGB. Yang terpenting adalah keberhasilannya membangun daerah. Banyak gubernur yang justru tidak berhasil memimpin daerahnya. Karena itu wajar jika TGB menjadi salah satu alternatif pemimpin nasional.

Karena itu tokoh agama ini menghimbau jamaah NW tidak ikut-ikutan berkomentar miring soal pilihan dan sikap politik TGB seperti sebagian orang, terlebih apabila nanti TGB akan berpasangan dengan Jokowi.” Adapun dengan siapa TGB berpasangan di pentas nasional nanti, tetap kita jaga aqidah dan tidak saling menghujat,”lanjutnya.

BACA JUGA: PDIP Buka Pintu Lebar untuk TGB

Menjadi calon pemimpin menurutnya tentu sudah dipikirkan. Masing-masing calon sudah memikirkan dengan siapa mereka akan berpasangan. Ia berpesan agar masyarakat tidak berkomentar miring terhadap keputusan Gubernur NTB ini.” Semua ini pastinya sudah dipikirkan secara matang. Sehingga janganlah ikut-ikutan untuk berkomentar miring apalagi sampai menghujat,” himbaunya. (wan)