Demokrat Final Dukung Najmul-Kusmalahadi

Zarkasi (IST FOR RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Demokrat akhirnya memutuskan mendukung Najmul Akhyar-Kusmalahadi untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati KLU Pilkada 2024.

Hal ini diakui Ketua DPC Demokrat KLU Zarkasi saat dikonfirmasi Radar Lombok, Rabu (12/6). “Ya sudah final. Demokrat memastikan untuk mendukung Najmul-Kusmalahadi. Surat rekomendasinya keluar kemarin dan sudah diambil oleh ketua DPD. Mungkin hari ini sudah balik dari Jakarta. Nanti saya ambil,” ujarnya.

Keputusan mendukung Najmul-Kusmalahadi setelah melalui serangkaian proses seleksi. Di mana di Demokrat sendiri sudah ada 7 orang mendaftar. Di antaranya Najmul, Kusmalahadi, Danny Karter Febrianto, TGH Lalu Muchsin Muchtar, Ilyas Husein, Mariadi dan Lalu Supriatna.

Namun setelah diverifikasi, serta seleksi administrasi, hanya lima dinyatakan lolos, kecuali Mariadi dan Lalu Supriatna. Dari lima orang itu mengerucut menjadi dua yakni Najmul dan Kusmalahadi. “Pertimbangan partai Demokrat tetap dari lembaga survei yang ditunjuk partai secara internal sehingga memberikan sinyal Najmul dan Kusmalahadi ini untuk mendapatkan kemenangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Masyarakat Gunjan Asri Protes BWS

Secara kebetulan juga kata Zarkasi, kedua orang ini sepakat berpasangan. Menurutnya, ini memang sudah skenario Tuhan dan tidak pernah ada rekayasa dari Demokrat agar kedua orang ini berpasangan. Dengan Najmul-Kusmalahadi berpasangan, maka sudah tidak ada keraguan lagi dari Demokrat untuk memberikan dukungan.

“Dengan adanya Najmul-Kusmalahadi maka DPP memberikan surat rekomendasi bukan satu orang. Yang tadinya DPP tidak pernah memberikan surat rekomendasi untuk dua orang apalagi tiga. Karena dua orang ini berpasangan maka diberikanlah satu surat rekomendasi untuk pasangan calon,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Tunjuk PLT Asisten III dan Sekretaris Dukcapil

Sekarang ini Demokrat memang baru memberikan surat rekomendasi  atau penugasan untuk membangun komunikasi dengan partai politik. Finalnya nanti setelah ada surat keputusan (SK) berupa form B.1-KWK untuk mendaftar di KPU.

Zarkasi memastikan bahwa dukungan Demokrat tidak akan keluar dari dua orang tersebut. Apalagi jika Kusmalahadi nantinya bergabung menjadi kader Demokrat. “Sebab kita berharap dari kader Demokrat bisa masuk di dalam bursa pilkada ini nanti,” pungkasnya. (der)

Komentar Anda