Ali BD Optimis Proyek Labuan Haji Tepat Waktu

(Ali BD DOK/RADAR LOMBOK)

SELONG—Bupati Lombok Timur (Lotim), Ali Bin Dachlan atau akrab di sapa Ali BD merasa optimis proyek pengerukan Pelabuhan Labuan Haji akan selesai sesuai target yang telah ditentukan. Meski sampai saat ini masih belum dilakukan pengerjaan, namun itu bukan menjadi kendala akan molornya pengerjaan pelabuhan tersebut. “Jelasnya pengerjaan sampai akhir bisa selesai,” jawab Ali, Jumat (21/10).

Keyakinannya ini, dikarenakan waktu pengerukan kolam labuh dermaga itu diperkirakan hanya akan membutuhkan  waktu sekitar dua minggu saja. Dengan itu, maka target batas pengerjaan akan bisa dikejar pihak kontraktor, meski saat ini belum dilakukan pengerjaan. “Kan hanya dua minggu akan dikeruk, tidak lama. Kalau kapal sudah datang, akan langsung dikerjakan,” terangnya.

Terkait kepastian kapan akan mulai dilakukan pengerjaan? Dirinya belum bisa memastikan. Karena semua itu masih menunggu kapal sudah datang, yang menurut bupati untuk sementara Kapal masih sedang dalam perjalanan. “Kapan datang, tanya kaptennya. Tapi tunggu, soalnya kapalnya di laut. Jadi kita tidak bisa lihat,” singkat Ali.

Hal sama juga sebelumnya disampaikan Plt Kadis PU Lotim, Satriadi. Kapal pengeruk masih sedang dalam perjalanan dari Surabaya, menuju Lombok. Lambannya laju kapal, menyebabkan proses perjalanannya butuh waktu berminggu-minggu untuk bisa sampai di Pelabuhan. “Kalau tidak ada kendala, secepatnya akan sampai,” jawab Satriadi.

Meski nanti sudah sampai, kapal itu akan langsung melakukan pengerjaan. Hal ini disebabkan karena dilakukan instalasi terlebih dahulu. Dan itu membutuhkan waktu  beberapa hari karena pipa pembuang material didatangkan dari Jakarta. Jika semua fasilitas sudah terpasang, akan langsung dilakukan pengerjaan.

Cara kapal itu beroperasional, nantinya material yang telah dikeruk langsung dihubungkan dengan pipa tersebut. Melalui pipa selanjutnya material di buang kembali. Terkait kepastian kapan dimulai dilakukan pengerjaan? Diperkirakan  antara tanggal 5 atau tanggal 10 November mendatang.

Melihat bobot kapal yang besar, maka pengerukan akan membutuhkan waktu sekitar 28 hari sampai selesai. Dengan ini, maka tenggat waktu pengerjaan sampai 9 Desember, diyakini akan bisa terkejar.

Area luas pengerjaan kolam labuh luasnya mencapai 300 meter kali 500 meter. Sementara untuk kedalaman pengerukan sendiri minus 7 meter. Sebelum proses pengerjaan dilakukan, terlebih dahulu telah dilakukan sejumlah kajian teknis. “Kalau menyangkut teknisnya, saya kurang begitu paham,” ujar Satriadi. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid