Rombongan Pemkab Bogor Kepincut Aplikasi “Ayo Ke Lombok” Milik Lombok Barat

Salah satu peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan IV Pemerintah Kabupaten Bogor antusias bertanya kepada Kepala Dispar Saepul Akhkam. (IST/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG–Rombongan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan IV Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan Studi Lapangan di Kabupaten Lombok Barat, Rabu (23/6).

Usai diterima H. Ilham, Asisten III Setda Lombok Barat di Aula Bupati, sebagian rombongan mengunjungi Kantor Dinas Pariwisata. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dispar Saepul Akhkam didampingi Kepala Bidang Pemasaran Lalu Rifhandani dan jajaran.

Kunjungan dilanjutkan dengan diskusi seputar isu strategis dan inovasi yang dilakukan Dispar Lobar.

Usai diskusi, Dadan Nurdiansyah mewakili rombongan mengaku puas dengan hasil kunjungan tadi. Walaupun singkat Dadan merasa ilmu yang didapat sudah cukup banyak.

“Alhamdulilah telah diterima di Dinas Pariwisata Lombok Barat dan disini kami banyak sekali mendapat ilmu dan pengetahuan yang berbeda dari yang lain. Dan kami sangat tertarik dengan aplikasi Ayo Ke Lombok. Dan tadi Alhamdulillah sudah banyak penjelasan dari Pak Kadis semoga nanti kami pulang ke Bogor kami bisa aplikasikan di unit kerja kami. Terima kasih kepada semua yang telah membantu terutama khususnya Dinas Pariwisata Lombok Barat semoga bakal lebih baik lagi,” ungkap Dadan dalam rilis Dispar Lobar.

BACA JUGA :  Awal Musim, Pedagang Manggis Panen Untung

Kehadiran Ayo Ke Lombok sebagai “Tourism Information Center (TIC) online” ini bertujuan melayani semua pihak untuk mendapat banyak informasi dan diharapkan mampu mempermudah komunikasi antar-pelaku usaha pariwisata dengan stakeholder terkait.

Selain itu juga untuk mempermudah informasi tentang produk pariwisata yang ada di Lombok Barat, hingga mempermudah para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dalam mempromosikan produk mereka.

Ada tiga hal yang mendasari munculnya inovasi ini. Pertama, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada stakeholder yakni para pelaku pariwisata.

BACA JUGA :  Polres Lobar Terjunkan Tim “Bukal”

Kedua, untuk memberi kemudahan bagi para pelaku pariwisata mempromosikan produk pariwisata mereka, terutama pada konteks digital marketing. Untuk itu, dalam kesempatan lain juga diparalelkan dengan capacity building SDM pariwisata.

Ketiga, untuk memudahkan para wisatawan memperoleh informasi tentang destinasi, atraksi, amenitas akomodasi, kuliner, dan produk ekraf yang ada di Lobar.

Hingga hari ini baru ada 123 pelaku usaha jasa pariwisata dan 217 produk usaha pariwisata yang termuat dalam aplikasi Ayo Ke Lombok. Diharapakan dalam waktu dekat, seluruh pelaku usaha yang ada di Lombok Barat dapat memanfaatkan aplikasi ini dengan maksimal.

Bagi pengguna Android, aplikasi Ayo Ke Lombok tersedia dan dapat diunduh di Playstore. Ke depan aplikasi ini juga akan dikembangkan untuk para pengguna iOS. (RL)