Reva Marsela Aziza, Siswa Peraih Medali Kejuaraan Karate Internasional

Berawal Dari Hobi, Kini Banyak Prestasi

KARATE
PRESTASI : Reva Marsela Aziza saat berfoto bersama kepala sekolah dan Humas MTs Negeri 2 Praya, Selasa (30/7). (M. HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

Reva Marsela Aziza adalah salah satu siswi MTs Negeri 2 Praya yang mampu mengukir prestasi di kancah internasional. Gadis kelahiran 12 Maret 2016 ini baru- baru ini ia menyabet medali emas di kejuaran karate internasional yang diikuti perwakilan negara-negara dunia.


M.HAERUDDIN LOMBOK TENGAH


Reva merupakan anak kedua dari pasangan Sahnan dan Baiq Ayuman, warga Desa Ubung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Kebahagiaannya terpancar setelah berhasil mendapat emas dan perunggu dalam kejuaraan internasional karate di Surabaya belum lama ini.

Reva bertanding bersama ribuan karateka baik dari dalam maupun luar negeri seperti dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, India dan Bangladesh. Ia berhasil menumbangkan lawan-lawannya dan berhasil menjadi juara satu.

Apa yang ia dapatkan saat ini ternyata berawal dari hobi. Saat masih duduk di kelas 3 SDN 1 Ubung Kecamatan Jonggat, ia sering berlatih karate bersama teman- temannya. Berbagai lomba ia ikuti dan selalu mendapat juara. “ Dari tahun 2015 bahkan sudah mendapat juara. “ Pada tahun 2015 saya juara III untuk karate tingkat Kabupaten Lombok Tengah,” ungkap Reva saat ditemui Radar Lombok di MTs Negeri 2 Praya, Selasa (30/7).

Gadis yang bercita- cita jadi Polwan ini menceritakan, pada tahun ini saja, selain sebagai juara satu tingkat internasional, ia tercatat menjadi juara 3 divif 2 Kostrad Open Li  di Malang pada April lalu, juara III Kejurnas Piala Kapolri VIII di Padang bulan Maret dan juara 1 Open Tournament Pelajar Se-NTB di Gerung Lombok Barat bulan Februari lalu. Tahun 2018 ia meraih berbagai juara diantaranya juara 3 Milo Internasional Karate Championship di Kuala Lumpur, Juara III Kejurnas Karate di Malang dan juara 1 Kejuaraan Karate Terbuka di Mataram.

Pada tahun 2017 ia mendapat juara 1 Kejuaraan Karate Terbuka Wadokai Bali Open di Bali pada bulan November, juara I Kejurnas Piala Wali Kota Surakarta  di Surakarta Solo bulan Oktober, peserta O2SN tingkat nasional mewakili NTB di  Medan bulan September, juara 1 kejuaraan karate antar rantin Inkanas se-NTB, Mardhatillah Cup II di Lombok Timur pada bulan Mei serta juara 1 Porkab di Lombok Tengah bulan November. “Alhamdulillah prestasi yang saya dapat saat ini tidak terlepas dari berbagai prestasi yang sudah saya dapatkan sebelumnya. Ini juga tidak terlepas dari bimbingan guru- guru saya serta dukungan dari orang tua,” ungkap siswi yang kini duduk di bangku kelas delapan ini.

Humas Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Lombok Tengah, H. Najamudin, menjelaskan bahwa kejuaraan karate internasional di Surabaya itu berlangsung dari  tanggal 26 sampai 28 Juli 2019. Atlet andalan Lombok Tengah ini mengikuti kejuaraan yang mempertandingkan kategori kata dan kumite seperti, usia dini, pra pemula, cadet,yunior, under 21, senior, kelas master dan kelas peteran umur 50 tahun ke atas.

“Alhamdulillah peraih perunggu pada International Karate Championship 2018 di Malaysia sebelumnya yakni Reva Marsela Azizah,  yang sekaligus karateka andalan Lombok Tengah dan Kemenag NTB ikut serta dalam kejuaraan ini. Ia mewakili perguruan Inkanas NTB dan berhasil mendapatkan emas,” jelasnya.

Sementara itu Senpai Gazi Ahmad Bafadal selaku pelatih Inkanas  Lombok Tengah menegaskan, siswi ini meraih satu emas dan satu perunggu. Dimana, medali yang diperoleh ini sangat berarti bagi Reva dan tim Inkanas NTB. Ini adalah adalah medali kedua untuk tim Inkanas NTB setelah hari sebelumnya meraih perunggu. “Untuk medali perunggu Reva turun di kategori Kata, serta emas diraih setelah mengalahkan karateka tuan rumah di final kategori Kumite kelas -40 Kg pemula putri,” jelasnya.

Kepala MTs Negeri 2 Praya H. Abdul Fatah menyambut baik prestasi Reva. “ Semoga perunggu dan emas yang diraih Reva menjadi motivasi yang baik bagi kesiapan Reva dalam mengikuti O2SN di Aceh pada Bulan Agustus mendatang” ungkapnya.(*)