Progres Sejumlah Proyek tidak Memuaskan

Progres Sejumlah Proyek tidak Memuaskan
SIDAK : Bupati Lombok Barat HM Fauzan Khalid bersama rombongan melakukan sidak sejumlah proyek (17/10) kemarin. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menemukan sejumlah proyek yang dikerjakan di bawah target saat sidak kemarin. Bersama Wakil Bupati Hj. Sumiatun, Sekda HM. Taufiq dan sejumlah kepala OPD, ia memantau progres pembangunan sejumlah proyek.

Bupati mengatakan, menemukan sejumlah pengerjaan proyek di bawah target.”Temuan kita rata-rata proyek kurang dari 50 persen,” katanya.

Rata-rata pengerjaan proyek kurang dua persen dari progres yang seharusnya dicapai. Fauzan meninjau beberapa proyek diantaranya pengerjaan dermaga Senggigi, pembangunan Puskesmas Sesela dan pembangunan kantor Dinas Perizinan. Rencananya hari ini Fauzan akan turun lagi ke proyek-proyek yang lain. Diantaranya yang ada di Sekotong.

Namun kekurangan target dianggap tidak akan menyebabkan keterlambatan penyelesaian. Agar bisa selesai sesuai waktu, kontraktor diminta menambah tenaga tukang serta menambah jam kerja.”Kita sudah minta agar mereka menambah jumlah tukang dan menambah jam kerja,” ungkapnya.

Soal potensi adanya proyek yang terlambat, Bupati mengatakan potensi keterlambatan itu pasti ada. Namun ia optimis proyek-proyek yang ada tuntas sesuai kontrak kerja.”Kita tetap optimis bisa selesai target sesuai kontrak kerja,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Lobar I Made Arthadana menilai kekurangan progres proyek tersebut masih normal, karena angkanya masih dua persen atau di bawah lima persen.”Masih di bawah ambang batas,” kata Made.

Salah satu proyek yang ditangani Dinas PUTR saat ini adalah pembangunan kantor Dinas Perizinan dengan anggaran sekitar Rp 6,2 miliar. Saat ini progresnya 49,75 persen dari yang seharusnya 50 persen.”Masih ada  deviasi minus 1,25 persen,” ungkapnya.

Made menilai, kegiatan  pembangunan saat ini masih normal. Kalaupun masih ada kendala, masih bisa diselesaikan. Pembangunan kantor Dinas Perizinan ini ditargetkan selesai bulan November. “ Selain kantor perizinan, juga ada proyek perbaikan kantor bupati,” ungkapnya.

Progres perbaikan kantor bupati sudah di angka 70 persen.(ami)