Merasa Terancam

ELMA Theana merasa sangat terdampak dengan kasus yang saat ini tengah menimpa Gatot Brajamusti.

Selain kehidupannya yang kembali terusik, wanita 41 tahun ini merasa hidupnya belum tenang."Aku merasa terancam ya, apalagi ini kan kasusnya jadi panjang, padahal aku korban," ucap Elma belum lama ini.

Ibu satu anak ini menegaskan, dirinya bukan pemakai. Ia juga tak merasa memengaruhi siapapun untuk mengonsumsi barang haram itu. "Tolong dibedakan ya, kasus saya bukan terkait narkoba, saya hanya dimintai keterangannya terkait padepokan dan yang saya ketahui. Selebihnya, saya juga korban dari masa lalu," tandas Elma.

Selain merasa terancam, Elma  merasa lelah, karena namanya jadi terbawa-bawa. Terlebih, kasus mantan guru spiritualnya ini semakin panjang tak hanya terhenti pada kasus narkoba, tapi kepemilikan senjata illegal, hingga dugaan menghamili seorang gadis. "Capek ya sebenarnya. Ya jadi nggak sehat pikirannya, karena udah lelah badan dan pikiran. Ini kan semakin panjang kasusnya, nggak selesai-selesai," ungkap Elma.

Meski begitu, sejauh ini Elma bersikap kooperatif bila dipanggil polisi sebagai saksi. Wanita berhijab ini berharap kasus Aa Gatot bisa segera selesai dan tidak berkepanjangan."Biar cepat selesailah. Itu kan sudah masa lalu ya sebenarnya. Jadi saya harus mengingat-ingat yang sudah lalu," ucap Elma.(chi/jpnn)