Mayat Lelaki Itu Bernama Abdul Muis

DISALATKAN : Jenazah korban ditandu aparat kepolisian dan TNI beserta keluarga korban dibawa ke rumah sakit untuk disalatkan dan langsung dibawa ke pemakaman. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG-Mayat lelaki yang ditemukan di Gili Meno Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Rabu lalu (4/1) berhasil diidentifikasi.

Dia bernama Abdul Muis, 39 tahun, warga Gubuk Baru Dusun Karang Desa, Desa/Kecamatan Tanjung. Pihak keluarga korban mengenali jenazah tersebut dari ciri-ciri dan pakaian yang digunakan Abdul Muis. Kapolsek Pemenang IPTU Hilmi M Prayugo mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Hasilnya otopsi sendiri akan keluar seminggu kedepan. ‘’Untuk sementara ini kita belum bisa simpulkan penyebab kematian korban,’’ ungkapnya kepada wartawan, kemarin (5/1).

[postingan number= 3 tag=”mayat”]

Karenanya, kata Hilmi, pihaknya tetap akan berpatok pada hasil otopsi tim dokter forensik RS Bhayangkara nantinya. Karena saat ditemukan, pihak kepolisian tidak bisa memastikan, apakah ada bekas pukulan benda keras atau benda tajam di tubuh korban. Sebab, jenazah korban saat ditemukan sudah membusuk dan rusak. Sehingga tidak bisa dilihat secara kasat mata, apakah ada bekas luka atau tidak.

Begitu juga dengan kemungkinan korban mati tenggalam dan lain sebagainya. Semuanya akan dipastikan melalui hasil otopsi nantinya. ‘’Otopsinya menyeluruh, kalau dari kasat mata kita belum bisa pastikan ada luka tidak wajar atau tidak. Tunggu hasil otopsi saja,” tandasnya. 

Kemarin, jenazah Abdul Muis langsung dibawa pulang usai diotopsi di RS Bhayangkara dan tiba sekitar pukul 10.00 Wita. Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke Masjid Agung Baiturrahim Tanjung untuk disalatkan untuk kemudian dikebumikan.

Pantauan wartawan di jalan utama kantor bupati aparat kepolisian sudah tampak sibuk mengatur lalu lintas dan halaman masjid memadati ratusan pelayat dari sanak keluarga, kerabat. Hadir pula para pejabat Pemkab Lombok Utara, seperti sekda, asisten, inspektur, Camat Pemenang dan Tanjung, Kapolres, Koramil Tanjung. Bahkan bupati langsung pergi melayat ke rumah korban. "Terakhir adik saya diantar istrinya ke Bangsal hari Sabtu (31/12) lalu saat mau bekerja di Beach Bar, Gili Trawangan,” ujar kakak kandung korban Lukmanul Hakim saat ditemui di Masjid Agung Baituraahim, kemarin.

Lukman menambahkan, setelah diantar istrinya ke Bangsal, kontak dengan Abdul Muis terputus. Telepon genggam korban juga tidak bisa dihubungi. ”Selama ini adik saya tidak punya riwayat penyakit apa-apa,” katanya. Jenazah Abdul Muis pun telah disemayamkan di tempat pemakaman Montong Majalangu.

Sebelumnya diberitakan, jenazah tanpa identitas tersebut ditemukan salah seorang pekerja penginapan di Gili Meno Rabu (4/1) pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Saat ditemukan kondisi mayat berjenis kelamin laki-laki ini cukup mengenaskan karena hampir seluruh tubuh sudah membusuk. Saat ditemukan, kondisi jenazah tersebut terlentang di pinggir pantai. Jenazah menggunakan celana pendek kotak-kotak, berkulit sawo matang, dan menggunakan sepatu merk allstar. (flo) 

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid