Logistik MXGP Samota Tiba 17 Juni 2022

SIRKUIT MXGP: Progres pembangunan Sirkuit MXGP di Samota, Kabupaten Sumbawa terus dikebut siang dan malam, dan diharapkan tuntas pada 15 Juni mendatang.(IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Perhelatan kejuaraan dunia motocross atau Motocross Grand Prix (MXGP) Samota di Kabupaten Sumbawa, tinggal dua minggu lagi akan digelar, tepatnya pada tangal 24-26 Juni 2022 mendatang.
Komandan Lapangan MXGP Indonesia, Ridwansyah mengatakan bahwa sebanyak 84 pembalap, 24 tim dari 20 negara, dengan logistik puluhan ton akan tiba pada tanggal 17 Juni 2022.

“Seluruh pembalap dan kru akan tiba secara berangsur mulai tanggal 15 Juni sampai 23 Juni,” katanya saat acara Launching Gerai Tiket dan Sosialisasi MRLL MXGP Samota 2022 yang berlangsung di Dinas Perhubungan Provinsi NTB.

Ia menyebut untuk logistik MXGP Samota yang diangkut menggunakan pesawat cargo mencapai puluhan ton, yang terdiri dari motor yang akan digunakan para pembalap untuk menjajal sirkuit MXGP. “Kita pastikan semua logistik akan tiba di Sumbawa,” katanya.

BACA JUGA :  PT Sumbawa Mining Timur Tegaskan Kembali Komitmen Kepada Masyarakat Lokal

Disampaikan juga, pembangunan sirkuit dan fasilitas pendukung terus dikebut siang dan malam. Hal itu dilakukan guna memastikan pembangunan Sirkuit MXGP Samota yang diberi nama Rocket Motor Circuit itu bisa rampung pada 15 Juni nanti. “Jika kita lihat progres hingga Kamis kemarin, pembangunan sirkuit sudah mencapai 90 persen,” tuturnya.
Ridwan juga sangat optimistis jika pembangunan sirkuit dipastikan rampung sesuai target. Apalagi jika dilihat dari pembangunan yang terus mengalami perubahan (kemajuan) di lapangan. “Minggu depan kita sudah membangun equipmentnya, skybox, dan tribun. Dan kami target sirkuit paling lama tanggal 15 Juni sudah rampung semua,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tingkat Kebahagiaan Penduduk NTB Terendah di Indonesia

Sebelumnya, Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dalam sambutan juga menegaskan jika gelaran event MXGP bukan hanya event olahraga semata. Namun juga sebagai daya ungkit bagi pertumbuhan perekonomian. “MXGP bukan semata event olahraga. MXGP ini suatu event yang menjadi pengungkit bukan hanya kegiatan produksi, tetapi juga kegiatan ekonomi perubahan sosial ke masyarakat,” ujarnya.
Dikatakan juga, event MXGP memberikan kesempatan bagi Provinsi lain yang memiliki karakter daerah seperti Pulau Sumbawa, untuk bisa menyelenggarakan event internasional. “Alhamdulillah kalau event MXGP ini dapat sukses terselenggara di Pulau Sumbawa, maka mampu menghidupkan harapan bagi daerah lain yang mempunyai karakter yang mirip dengan Pulau Sumbawa. Ada Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan lainnya,” tuturnya. (sal)