Kembali Muncul Akun Bodong Catut Nama Pj Gubernur

illustrasi

MATARAM – Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap akun-akun palsu yang mengatasnamakan Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, yang belakangan ini mulai muncul kembali beberapa akun bodong di media sosial yang mencoba menipu, mengaku sebagai Pj Gubernur dan menyebarkan informasi yang tidak valid, serta berpotensi menipu masyarakat.

Terkait itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika (Diskominfotik NTB), Dr. Najamuddin Amy, S.Sos. MM, menjelaskan baru-baru ini ditemukan akun yang mengatasnamakan  Pj Gubernur, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, dalam salah satu postingan memberikan selamat atas deklarasi salah satu bakal calon Gubernur NTB, yang dipastikan akun palsu, dan isi postingan itu hoax dan sengaja dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Ditegaskan Doktor Najam, Pj Gubernur NTB baik secara lisan maupun tertulis di seluruh platform media tidak pernah memberikan dukungan apapun atas deklarasi pilkada NTB 2024.

Baca Juga :  Penonton WSBK Hari Pertama Diklaim 15 Ribu, Final Diprediksi Lebih 20 Ribu

“Kami pastikan ini akun palsu dan postingannya hoax yang sengaja dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pj Gubernur NTB baik secara lisan maupun tertulis di seluruh platform media tidak pernah memberikan dukungan apapun atas deklarasi Pilkada bakal calon Gubernur NTB 2024,” tegasnya.

Doktor Najam juga mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa dan mengecek keaslian akun-akun yang mengklaim sebagai pejabat pemerintah, terlebih sudah dua akun palsu yang mengatasnamakan Pj Gubernur, dan telah di takedown.

“Kami terus memantau dan mengambil tindakan terhadap akun-akun palsu ini, dan sudah berkordinasi dengan BSSN. Namun selain itu, kami juga meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah tertipu. Sudah dua akun palsu mengatasnamakan Pj Gubernur, dan sudah di takedown,” jelasnya.

Baca Juga :  Densus Tangkap Dua Terduga Teroris, Polda NTB Minta Masyarakat Tenang

Doktor Najam juga menjelaskan, akun resmi Pj Gubernur langsung terintegrasi dengan website Pemerintah Provinsi NTB. Dirinya juga menerangkan masyarakat yang menemukan atau merasa menjadi korban penipuan digital, diharapkan segera melapor ke pihak berwenang atau menghubungi Diskominfotik Kabupaten/Kota dan Pemprov NTB, untuk tindakan lebih lanjut.

Keamanan digital adalah tanggung jawab bersama, dan dengan kewaspadaan kita bisa melindungi diri dari kejahatan siber.

“Akun resmi Pj Gubernur langsung terintegrasi dengan website Pemprov NTB. Sedangkan yang kita temukan sangat mudah dipastikan sebagai akun bodong. Bagi masyarakat yang menemukan atau merasa menjadi korban penipuan digital, diharapkan segera melapor ke pihak berwajib atau bisa menghubungi Diskominfotik NTB,” pesannya. (rl)

Komentar Anda