Kabel Lampu Hias Diputus, Dinas PU Lobar Lapor Polisi

I Made Arthadana (Dok/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Belakangan banyak sorotan terkait banyaknya lampu PJU mati di kawasan wisata Senggigi. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Barat memberi klarifikasi bahwa lampu mati yang banyak jadi sorotan bukanlah proyek Dinas PU, melainkan proyek dinas lain. Proyek milik Dinas PU Lobar adalah proyek lampu hias hanya di dua titik yakni di pinggir jalan Meninting dan Batulayar Barat.

Tidak hanya itu, Dinas PUPR Lobar juga melaporkan kasus perusakan fasilitas lampu hias oleh orang tak dikenal ke Polres Lobar. “ Ini biar tidak kami saja yang disalahkan. Lampu PJU yang mati itu punya dinas lain. Kalau kami bukan lampu PJU, tapi lampu hias. Pernah mati, tapi sudah nyala,” ungkap Kepala Dinas PUPR Lombok Barat, I Made Arthadana, kepada wartawan kemarin.

BACA JUGA :  Buron Kasus Tambang Ilegal Ditangkap

Ia menjelaskan bahwa proyek revitalisasi Senggigi terdiri dari beberapa item. Ada proyek lampu PJU yang ditangani oleh Dinas Pariwisata, dan lampu hias oleh Dinas PUPR.

Pada kesempatan yang sama, Made juga menyampaikan bahwa pihkanya sudah melaporkan kasus perusakan fasilitas lampu hias ke Polres Lobar.” Kami sudah turun, yang bikin mati lampu ada bagian tempat kabelnya dibongkar, kabelnya diputus. Kami sudah lapor polisi,” ungkapnya.

Sebelumnya, mengeluhkan kondisi ruas jalan Senggigi yang gelap karena banyak lampu PJU yang mati. Keluhan diantaranya disampaikan oleh Kades Senggigi, Mastur. Ia mengaku banyak menerima keluhan warga terkait persoalan lampu yang banyak mati di kawasan Senggigi ini.” Masyarakat tidak mau tahu, mereka tahunya lapor ke desa bahwa lampu PJU yang mati,” ungkapnya saat dikonfirmasi beberapa hari lalu. Berdasarkan datanya, khusus di wilayah desanya saja, terdapat 78 titik lampu yang tidak menyala. Ia sangat berharap hal ini ditangani segera. OPD juga diminta duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.” Bagaimana mereka urun rembuk supaya kita di bawah tidak menjadi korban. Jangan sampai terkesan OPD ini saling lempar tanggung jawab untuk penanganan PJU ini,” tegasnya. (git)

BACA JUGA :  Manggis Lobar Diekspor tapi Pakai “Brand” Daerah Lain