Jajaran Kanwil Kemenkumham NTB Diminta Teladani Keseharian Nabi Muhammad SAW

Ceramah keagamaan pada jajaran Kanwil Kemenkumham NTB, bertempat di Musala Assalam, Kamis (21/3). (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM–Kanwil Kemenkumham NTB menggelar ceramah keagamaan dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa pada jajaran Kanwil Kemenkumham NTB, bertempat di Musala Assalam, Kamis (21/3) setelah Salat Zuhur. Kegiatan ini digelar pada hari Senin dan Kamis selama Bulan Suci Ramadan 1445 H.

Pada kesempatan kali ini, Kanwil Kemenkumham NTB menghadirkan Ustaz Taufiqurrahman. Dalam ceramahnya, ia mengajak jajaran Kanwil Kemenkumham NTB untuk meneladani keseharian Nabi Muhammad SAW.

“Katakanlah. Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” ucapnya menyampaikan Quran Surat Ali Imran ayat 31. Maknanya adalah dalam konteks kehidupan sehari-hari adalah perintah mengikuti sunah-sunah Nabi Muhammad Saw.

Baca Juga :  Kemenkumham NTB Koordinasi PJA 2024 dengan Pemprov dan Pemkot

Selain itu, Ustaz Taufiqurrahman juga menyampaikan salah satu hadits Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan salat 5 waktu. “Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit? Tentu tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya. Maka begitulah perumpamaan salat lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa,” ujarnya

Baca Juga :  Jelang Cuti Bersama, Kakanwil Kemenkumham NTB Sampaikan Pesan Penting

Di tempat terpisah, Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan mengatakan kegiatan ini digelar untuk meningkatkan keimanan agar para pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkumham NTB dapat meningkatkan ibadahnya di bulan suci ramadan ini. “Selalu jaga keimanan dan disiplin dalam beribadah maupun bertugas agar dapat mengemban tugas dengan penuh amanah dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya sesuai dengan arahan Menkumham Yasonna H. Laoly.
(Ilyas)

Komentar Anda