Harmal-Desi Dimediasi, Gang Tetangga Dibuka Sementara

SUDAH ADA TITIK TEMU : Selain di gang utama Lalu Harmal memiliki akses dibelakang rumahnya ada tanah kosong, yang mau dibeli. Sementara waktu diberikan akses jalan lewat gang yang sempat ditutup.(SUDIRMAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pemerintah Kecamatan Selaparang akhirnya berhasil memecahkan masalah penutupan gang di Lingkungan Oloh, Kelurahan Monjok Barat yang dilakukan Desi Ari Susanti hingga menutupi rumah tetangganya Lalu Harmal. Pemerintah Kecamatan Selaparang berhasil mempertemukan kedua belah pihak untuk mediasi yang menghasilkan kesepakatan.

Camat Selaparang, Zulkarwin mengungkapkan, kedua belah pihak sudah dipanggil untuk dilakukan mediasi. Pemerintah kecamatan menawarkan untuk membuka sementara gang tersebut sambil Lalu Harmal mencari akses lain. ‘’Sementara sudah diselesaikan dengan perjanjian yang sudah disepakati. Dari pihak Lalu Harmal juga masih melakukan negosisasi pada lahan kosong di belakang rumahnya untuk dijadikan jalan,’’ ungkap Zulkarwin kepada Radar Lombok, Selasa (7/3).

Zulkarwin juga mengaku, pihaknya bersama kelurahan dan lingkungan sudah melakukan berbagai pendekatan untuk meredam kasus ini. Melalui mediasi dari tingkat lingkungan, namun sempat ada keteganganya sehingga terjadinya tembok permanen antar kedua belah pihak. Setelah dipertemukan jalan damai akhirnya ditemukan. Pihak Desi Ari Susanti juga sangat terbuka untuk menyelesaikan persoalan ini. Sehingga kesepakatan yang dihasilkan bersama adalah tak jauh dari tawaran sebelumnya, yakni kedua belah pihak saling menjaga kenyamanan dan ketenteraman tetangga. ‘’Pihak keluarga Lalu Harmal tidak boleh lagi membuat kegaduhan serta menjaga kebersamaan,’’ imbaunya.

Baca Juga :  Kejuaraan Catur Terbuka Mataram 2022 Berlangsung Sukses

Zulkarwin berharap, alternatif yang ada bisa membangun kerukunan antar tetangga ke depanya. Dari pihak pemilih lahan kosong juga sudah ada konfirmasi selama untuk dijual.

Lurah Monjok Barat, Mulya Hidayat mengatakan, mediasi dilakukan di tingkat kecamatan. Sudah dijelaskan sebelumnya terkait dengan kronologis yang ada terkait dengan kondisi lahan di kawasan tersebut. ‘’Sudah dilakukan mediasi,’’ katanya.

Baca Juga :  Saber Pungli Siap Proses Jukir Nakal

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Mataram, Hj Baiq Mirdiati mengatakan, kondisi ini patut diatensi lebih tanggap ke depanya. Jangan sampai terulang kembali, sehingga bisa dipastikan keamanan dan kenyamanan dari warga setempat. Termasuk kondisi jalan dan gang serta jalan utama. Pemerintah di tingkat bawah harus membantu warga untuk mendapatkan kenyamanan dan bisa difasilitasi dengan pemilik lahan kosong ke depanya. ‘’Kita harapkan alternatif yang ditawarkan ini bisa meredam dan bisa terbangun kembali harmonisasi antar tetangga,’’ harapnya. (dir)

Komentar Anda