Dr Zul Disarankan Maju Pilkada DKI Jakarta

Dr Ihsan Hamid (dok)

MATARAM — Politisi PKS Dr Zulkieflimansyah, yang juga mantan Gubernur NTB seperti dilanda kebimbangan, antara maju kembali bertarung di Pilkada NTB periode kedua, atau membidik kursi Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024 mendatang.

Pengamat politik UIN Mataram, Dr Ihsan Hamid menilai, Dr Zul punya potensi yang cukup besar untuk maju di Pilkada DKI Jakarta. Dr Zul adalah salah satu kader terbaik PKS yang sangat layak dijagokan partai itu untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di ibu kota negara tersebut.

“Ibarat ada dua lapangan yang siap dimasuki Dr Zul, yakni Pilkada NTB atau Pilkada DKI Jakarta,” katanya, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (5/3).

Dia berpandangan jika Dr Zul menargetkan jenjang karir politik yang lebih tinggi lagi, yakni sebagai Capres atau Cawapres pada Pilpres 2029. Maka Dr Zul disarankan lebih baik mengikuti kontestasi di Pilkada DKI Jakarta.

Dengan Dr Zul mengikuti kontestasi Pilkada DKI Jakarta, maka terbuka peluang yang sangat lebar bagi mantan Gubernur NTB itu untuk menjajaki pertarungan di Pilpres 2029. “Memegang kursi Gubernur DKI Jakarta itu jadi tiket maju di Pilpres. Itu sudah dibuktikan oleh Presiden Jokowi dan Anies Baswedan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Disarankan yang Bebas Intervensi

Berbeda halnya jika Dr Zul memilih maju bertarung kembali di Pilkada NTB untuk periode kedua, dan berpasangan Sitti Rohmi, maka peluang memenangkan kembali kontestasi Pilkada NTB sangat besar. Namun persoalannya, sorotan publikasi pemberitaan media terhadap Dr Zul akan jauh berbeda, jika politisi PKS itu maju bertarung di Pilkada DKI Jakarta.

Asumsi publik bahwa kandidat yang memenangkan pertarungan di Pilkada DKI Jakarta adalah tokoh yang akan tampil di pentas politik nasional, yakni Pilpres 2029. “Jika Dr Zul mau keberlanjutan karir politik ke Pilpres, beliau lebih baik maju di Pilkada DKI Jakarta,” imbuhnya.

Apalagi saat ini hasil perolehan suara pada Pileg 2024 lalu, PKS unggul di Provinsi DKI Jakarta, dan mengalahkan raihan suara Parpol besar lainnya sekelas PDIP dan Partai Gerindra.

Baca Juga :  Zul-Rohmi Jilid II Kehilangan Dukungan NasDem?

Menurutnya, itu menjadi modal dasar dan kekuatan bagi PKS dalam mengusung dan memenangkan kader terbaik untuk diusung di Pilkada DKI Jakarta 2024. “Ini momentum bagi Dr Zul tampil di Pilkada DKI Jakarta,” lugasnya.

Sebelumnya, Dr Zul ketika dikonfirmasi terkait peluang dan potensi dirinya maju di Pilkada DKI Jakarta, dia mengakui banyak pihak yang mendorong untuk tampil di Pilkada DKI Jakarta. Namun disisi lain, dirinya juga banyak menerima aspirasi dan dukungan agar melanjutkan kepemimpinan di NTB untuk periode kedua.

“Teman-teman DPP dan DPW PKS banyak mendorong saya maju di Pilkada DKI Jakarta. Namun banyak juga yang menghendaki saya tetap maju di Pilkada NTB. Jadi saya bingung,” kata Dr Zul.

Namun demikian, berkaitan dengan kontestasi di Pilkada 2024, Dr Zul masih akan menunggu keputusan rapat pleno Dewan Syuro PKS, terkait kemungkinan dirinya maju di Pilkada DKI Jakarta. “Kita tunggu hasil rapat pleno Dewan Syuro,” tandasnya. (yan)

Komentar Anda