Airlangga: Pemerintah Kreasikan Berbagai Kebijakan untuk Pulihkan Perekonomian Nasional

Airlangga Hartarto

JAKARTA–Dalam merespon dampak pandemi Covid-19, Pemerintah secara persisten telah mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi nasional melalui beragam kebijakan extraordinary serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Keberhasilan upaya penanganan tersebut telah mulai tampak pada berbagai sektor yang ditandai dengan terkendalinya kasus pandemi serta makin pulihnya perekonomian nasional.

Peran Indonesia sebagai Presidensi G20 menjadi salah satu medium Pemerintah dalam mengupayakan pemulihan ekonomi yang berlanjutan pasca pandemi.

Melalui presidensi tersebut, Indonesia mengusulkan upaya pemulihan ekonomi global melalui pemerataan vaksinasi dan infrastruktur kesehatan global antara negara maju, berkembang, serta belum berkembang.

“Saat ini kami sedang menggalakkan dan mendorong mitigasi ketimpangan dalam pemulihan ekonomi global melalui kepresidenan Indonesia G20 tahun ini dengan tema Recover Together, Recover Stronger,”ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara virtual dalam kegiatan Opening Ceremony Jakarta International Model United Nations (JMUN) 2022 dengan tema “The Global Turnaround: Revitalizing the World Post Turmoil”, Jumat (12/08).

Baca Juga :  Menko Airlangga Dorong Pemberdayaan UMKM Melalui Akses Pembiayaan KUR

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menekankan peran Pemerintah dalam mengatasi permasalahan global lainnya seperti krisis pangan dan energi yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini.

Peran Pemerintah tersebut direalisasikan dengan mendorong transisi energi yang terjangkau dan ramah lingkungan melalui transfer teknologi dan pengetahuan antara negara maju dan berkembang.

Sementara pada bidang pangan, Pemerintah juga berupaya mengatasi ketimpangan distribusi pangan melalui diplomasi multilateral dan bilateral untuk menguraikan hambatan pada rantai pasok pangan.

Selain berperan dalam mengatasi permasalahan global, Pemerintah juga telah merumuskan dan mendorong berbagai kebijakan domestik guna memitigasi ketimpangan perekonomian nasional pasca pandemi melalui penyeimbangan kebijakan terkait kesehatan dan sosial ekonomi yang berfokus pada manajemen kesehatan, perlindungan sosial, dan program pemulihan ekonomi.

Adapun kebijakan dalam negeri yang telah dilakukan Pemerintah guna memitigasi dampak pandemi tersebut seperti pemberian bantuan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah, akses pembiayaan bagi UMKM dan petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), peningkatan kapasitas dan perlindungan sosial bagi tenaga kerja yang terkena dampak pandemi Covid-19 melalui Kartu Prakerja, serta peningkatan kemudahan berusaha melalui implementasi Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga :  Airlangga: Kasus Covid-19 Terkendali, Namun Pemerintah Tetap Waspada

Di samping berbagai kebijakan terkait pandemi, Pemerintah juga mengupayakan peningkatan ekonomi nasional dengan mendorong pemanfaatan teknologi digital yang sedang berkembang untuk mendukung pengembangan UMKM dan meningkatkan kehidupan rumah tangga berpenghasilan rendah.

Melalui implementasi kebijakan tersebut serta didukung dengan sinergi berbagai pihak, Pemerintah telah mampu mengendalikan dampak pandemi dengan signifikan sehingga ke depannya diharapkan mampu menciptakan stabilitas perekonomian nasional dan berperan dalam penyelesaian permasalahan global lainnya.

“Dengan kebijakan tersebut, kita telah berhasil mengendalikan dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi dari pandemi global sehingga Indonesia dipilih oleh PBB sebagai salah satu dari lima negara yang berhasil dalam memitigasi pandemi dan ditugaskan untuk merumuskan kebijakan global untuk mengatasi krisis pangan, energi, dan keuangan di bawah Global Crisis Response Group,” tutup Menko Airlangga. (*/gt)

Komentar Anda