Setahun Kenal Sepak Bola, Kini Jadi Bintang Lapangan

Kini Jadi Bintang Lapangan
TAMPIL: Tampak fokus saat sosok Baiq Amiatun Sholihah menggocek bola di lapangan hijau belum lama ini.( ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

BAIQ AMIATUN SHOLIHAH, PESEPAK BOLA WANITA ANDAL NTB

Sebelumnya, sepak bola wanita di NTB terbilang tidak begitu dikenal, apalagi diperhitungkan nasional. Lantaran generasi pesepak bolanya belum begitu banyak yang membuktikan kemampuannya. Namun belakangan, sepakbola wanita NTB mulai disasar klub-klub besar hingga timnas. Ini terjadi setelah klub Neo Angel FC mulai aktif membina pesepak bola wanita NTB sejak 2017 silam.

MENJADI pemain sepak bola hebat, bisa dikatakan merupakan impian kebanyakan orang. Terutama kaum laki-laki. Namun bagaimana jika keinginan itu diimpikan oleh seorang perempuan. Tentu stigma masyarakat bakal menjadi taruhannya untuk kaum perempuan yang bakal terjun ke dunia sepakbola. Hal ini rupanya nyata dialami oleh sosok Baiq Amiatun Sholihah, yang saat itu terjun dan membela tim Neo Angel hingga Timnas dalam setiap laganya.  ‘’Awalnya saya tidak percaya diri, tapi setahun saya aktif, penampilan saya ternyata mulai dipercaya banyak tim, termasuk timnas dan Klub Liga 1 Putri,’’ ujarnya kepada Radar Lombok, Jumat (11/10).

Sepak bola wanita NTB saat ini mulai naik daun di kancah nasional. Ini terjadi setelah sosok Baiq Amiatun Sholihah kerap menunjukkan skill terbaiknya di lapangan hijau. Padahal penampilannya di dunia olahraga sepak bola wanita belum terlalu lama, baru berjalan satu tahunan. Tapi kini sudah menjadi bintang lapangan, hingga jadi top skorer sementara di seri 1 Liga 1 Putri Indonesia.

Kala itu, sekitar Maret 2019, Ami Jambong sapaan akrabnya, dipercaya memperkuat timnas sebanyak dua kali. Debut pertamanya di kancah nasional diawali lewat laga pra kualifikasi olimpiade di Myanmar. Kemudian Debut keduanya kembali dipercaya memperkuat timnas sepakbola wanita senior di piala AFF yang berlangsung di Thailand. “Tapi di kedua laga itu kami timnas sepakbola wanita Indonesia belum berhasil. Makanya laga kita terhenti begitu saja,” tutur Ami Jambong.

Tidak berhenti sampai di situ, karirnya di dunia sepak bola terus melaju. Pasalnya, belum lama ini kembali mendapat kepercayaan dari klub sepak bola papan atas. Bagaimana tidak, klub yang bertengger di Liga 1 Putri, PS Tira Kabo sudah mengontraknya sebagai pemain inti. Saat ini sejumlah laga di seri 1 Liga 1 Putri sudah dilaluinya, bahkan penampilannya tercatat sebagai top skorer sementara di liga tersebut. 

Perempuan berusia 27 tahun, kelahiran Desa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lotim ini mengaku belum lama mengenal sepak bola. Tercatat baru sekitar satu tahunan mengenal sepak bola. Karena sebelumnya, dia merupakan atlet atletik yang cukup dipercaya. Namun belakangan, dia berpindah ke olahraga sepak bola. “Saya dulu atlet atletik, tapi saya pindah ke sepak bola, karena itu hobi saya sejak kecil,” ujarnya.

Meski harus melawan stigma masyarakat tentang jalan yang dipilihnya di dunia sepak bola. Binaan tim Neo Angel FC ini tidak membuatnya gentar untuk terus berkarya di dunia sepak bola. Bahkan belakangan, kehebatannya sudah kerap dibuktikannya di lapangan hijau, hingga saat ini dia seolah menjadi bintang lapangan, bahkan dinobatkan sebagai top skorer sementara di seri 1 Liga 1 Putri. 

Dengan kenyataan yang dialami perempuan kelahiran 1991 ini tidak lantas membuatnya berputus asa dalam menjalani hobinya di dunia sepak bola. Gunjingan dari sana-sini tidak ia pedulikan, hingga tiba di mana keluarga besarnya mulai menerima jalan yang dipilihnya. Atas dukungan keluarganya itu pula membuatnya menjadi semakin bersemangat untuk menorehkan prestasi demi prestasi di dunia sepak bola.

Perempuan yang tampil sebagai pemain gelandang serang ini, terus menempa diri di SSB Neo Selaparang melalui tim Neo Angel FC. Di tim ini pula membuat jam bertandingnya semakin padat hingga ke luar daerah. Kebetulan, di tim tersebut sosoknya merupakan pemain generasi pertama yang mampu membawa nama baik tim asal NTB di sejumlah daerah. “Alhamdulillah saya mulai diterima sejumlah pihak, bahkan sekarang keberadaan saya sudah diakui timnas,” bebernya.

Sementara itu, Manajer Tim Neo Angel FC Fetty Fathiyah mengakui kehebatan Ami Jambong, itu dibuktikan lewat pemahaman tentang sepakbola cukup cepat. Memiliki dasar olahraga di dunia atletik, Fetty menganggap ketahanan fisik Ami cukup mendukung. Itulah sebabnya, tepat pada saat klub Neo Angel beroperasi sekitar 2017 lalu, pihaknya merekrut Ami menjadi pemain yang didukung Sekolah Sepak Bola (SSB) Neo Selaparang.

Masuk di olahraga sepak bola ternyata Fetty menganggap Ami sangat tepat. Lantaran perkembangannya di olahraga tersebut begitu cepat. Laga awal dimulai dari Liga Kemenpora, kemudian berlanjut dengan piala setingkat nasional. Dari penampilannya di lapangan, rupanya timnas hingga klub-klub yang berada di Liga 1 Putri seperti PS Tira Kabo mulai meliriknya. “Dan kini, Ami menjadi Top Skorer sementara hingga menjadi bintang lapangan yang namanya terus menggema,” pungkasnya. (**)