Ratusan Siswa di Lombok Timur Rebutan Kuota Paskibraka

Rela Atur Pola Makan Demi Tubuh Ideal

paskibraka
TES - Sejumlah soswa saat mengikuti seleksi Paskibraka di Gedung Juang Lombok Timur kemarin. (JANWARI IRWAN/RADAR LOMBOK)

Menjadi seorang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) setiap tanggal 17 Agustus, jadi impian sebagian besar siswa SMA, tidak terkecuali siswa-siswi Lombok Timur.


JANWARI IRWAN-LOTIM


Tahun ini 267 siswa dari SMA, SMK dan Madrasah Aliah (MA) ikut dalam seleksi calon Paskibraka daerah. Ratusan siswa akan bersaing memperebutkan 40 kuota yang akan dikirim mengikuti seleksi di tingkat provinsi. “ Dari jumlah ini sebanyak 40 peserta yang akan mengikuti selekesi ke tingkat provinsi yang akan memperebutkan tiket ke tingkat nasional, dan ini sudah kita mulai dari minggu yang lalu dan hari ini tes parade,” kata ketua panitia seleksi Eka Taufan Pradita di Gedung Juang Lombok Timur, Senin (19/3).

Selain tes parade, juga akan dilakukan tes jasmani. Tes ini dilakukan untuk mengetahui bagaiaman kesehatan fisik peserta sehingga menghasilkan peserta yang berkualitas.

Setelah tes jasmani dilanjutkan dengan tes tulis. Tes tulis ini terkait dengan pengetahuan umum psikologi bagi peserta yang dilanjutkan dengan mengikuti tes wawancara yang harus diikuti oleh semua peserta. “ Jadi dalam seleksi ini kita harus benar selektif, karena ini akan membawa nama baik daerah kita,” jelasnya.

Dalam seleksi anggota Paskibraka tidak main-main, maka dari itu pihaknya melibatkan tim dari Dinas Kesehatan, TNI dan Polri dalam mengawal proses seleksi. “ Dan kita jamin dalam seleksi ini tidak ada siswa titipan, faktor kedekatan dalam menjaring peserta, dan ini akan berusaha seobjektif mungkin,” imbuhnya.

Sementara itu  salah satu siswa SMAN 1 Sakra, Maulana, mengaku ikut seleksi karena sudah jatuh cinta sejak sekolah dasar dengan dunia Paskibraka. Bahkan siswa yang duduk dikelas X1 tersebut masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler kepaskian di sekolahnya. “ Keinginan menjadi Paskibraka sangat besar. Sebab selain membawa nama sekolah, tentu mengharumkan nama keluarga,” kata.

Adapun persiapannya agar bisa lolos seleksi adalah berolahraga dan menjaga pola makan, sehingga dalam rangkaian seleksi tidak terkendal nanti. “Harapannya tentu bisa terpilih sebagai Paskibraka baik daerah ataupun terpilih menjadi duta daerah ketingkat provinsi,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Tirana Putri, siswa SMAN 2 Selong. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan cita –citanya sejak masih kecil. Karena bagi siswa yang duduk di bangku kelas X ini, menjadi Paskibraka bisa mengangkat nama baik sekolah, daerah hingga membanggakan orang tua.(*)