Puasa, Penjualan Obat Maag Meningkat

Ilustrasi Obat Maag
Ilustrasi Obat Maag

DOMPU – Memasuki hari kelima Ramadan, penjualan obat maag di sejumlah apotek di Kabupaten Dompu cukup meningkat. Bahkan peningkatan penjualannya mencapai 10 sampai 30 persen dibandingkan hari biasa. “Sudah biasa, setiap bulan puasa pembeli obat maag selalu meningkat,” kata Pemilik Sarana Apotik (PSA) Melati di Kelurahan Bada, Hady H. MZR pada Radar Tambora, kemarin.

Dijelaskan, tingginya penggunaan disebabkan banyak warga penderita sakit maag. Sebab obat tersebut akan berfungsi menetralisir asam lambung selama puasa. “Biasanya obat ini diminum saat sahur dan berbuka,” kata Hady.

Selain itu, suplemen, vitamin, obat diare dan obat sariawan juga meningkat penjualannya. “Kalau suplemen biasanya diminum sesudah sahur untuk tambah tenaga saat berpuasa,” jelasnya.

Sementara untuk obat diare dan sariawan biasanya mulai terjual pada pertengahan puasa. Karena gejala-gejala tersebut biasanya tidak terjadi pada awal puasa. “Obat diare hanya sesekali untuk antisipasi saat rasa mules sesudah berbuka,” jelasnya.

Sejumlah pembeli obat mengaku, mulai Ramadan sudah mempersiapkan diri dengan membeli beberapa multisuplemen agar kondisi kesehatan tubuh tetap fit. “Biar kerja lancar, kondisi tubuh harus dalam kondisi prima,” ujar Arman pembeli di apotek setempat. (jw)