Kasus Covid-19 Fluktuatif, Pencegahan Jangan Kendor

UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 pada tanggal 14 Agustus 2020.

MATARAM-Tren kasus baru positif Covid-19 kembali mengalami kenaikan yang disertai adanya pasien meninggal dunia dan pasien sembuh.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB pada Jumat (14/8/2020) dari pemeriksaan 150 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir sebanyak hasilnya 123 sampel negatif lima sampel positif ulangan, dan 22 sampel kasus baru positif Covid-19, dua diantaranya dinyatakan meninggal. Sedangkan pada hari yang sama terdapat penambahan 15 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. “Dengan adanya tambahan 22 kasus baru terkonfirmasi positif, 15 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (14/8/2020) sebanyak 2.420 orang, dengan perincian 1.628 orang sudah sembuh, 134 meninggal dunia, serta 658 orang masih positif,” ungkap Sekda NTB selaku Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi, melalui siaran persnya Jumat malam (14/8/2020).

Penambahan 22 kasus baru positif itu berasal dari Kota Mataram sembilan orang, Lombok Barat dua orang, Lombok Tengah, dan Lombok Utara masing-masing satu orang, Lombok Timur empat orang orang, Sumbawa lima orang. Sementara dua orang kasus baru meninggal dunia berasal dari Kota Mataram dan Lombok Timur yakni, pasien nomor 2403 atas nama AD, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Lalu pasien nomor 2418 atas nama B, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Wanasaba, Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Sedangkan penambahan 15 pasien sembuh itu dari Mataram satu orang, Lombok Barat satu orang, Lombok Tengah satu orang, Lombok Utara sembilan orang dan Lombok Timur tiga orang.

Sekda sangat menyadari beberapa hari terakhir ini perkembangan jumlah kasus Covid-19 cukup fluktuatif. Fakta yang terjadi bahwa Provinsi NTB menjadi salah satu daerah yang cukup tinggi kasus temuan baru Covid-19. Untuk itu, ia mengajak kepada kepada masyarakat tetap menjaga semangat dan keikhlasan
dalam menjalankan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. “Ikhtiar penanganan dan pencegahan wabah ini tidak boleh kendor. Mari kita semua memperketat proteksi diri serta mematuhi aturan dan imbauan pemerintah. Tidak boleh gentar, tidak boleh lelah apalagi menyerah. Bersama kita bantu pemerintah putus rantai penyebaran Covid-19,”ujarnya.

Disisi lain juga disampaikan, hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 10.240 orang dengan perincian 338 orang (3%) masih dalam isolasi, 406 orang (4%) masih berstatus probable, 9.496 orang (93%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 18.397 orang, terdiri dari 1.821 orang (10%) masih dalam karantina dan 16.576 orang (90%) selesai karantina. “Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 71.242 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 778 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 70.464 orang (99%),”terangnya. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaAkibat Puntung Rokok, Lahan di Gunung Bako Terbakar
Berita berikutnyaPolisi Didesak Usut Pelaku Lain Atas Kematian Linda