Kasus Montong Buwuh, Polisi Janji Usut Tuntas

KERUSAKAN: Polisi bersama warga mencari barang berharga milik korban di gerobak yang dirusak saat penyerangan terjadi.( FAHMY/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Warga diminta mempercakan penanganan kasus penyerangan warga Montong Buwuh Desa Meninting yang terjadi Jumat malam (10/5) lalu ke polisi. Sekelompok orang yang diketahui warga Lombok Tengah menyerang warga Dusun Montong Buwuh Desa Meninting. Polres Lombok Barat berjanji menangani kasus ini hingga tuntas.

Ada dua orang menjadi korban dalam kasus ini dan harus mendapatkan perawatan serius di rumah sakit. Selain itu pelaku juga merusak sejumlah tempat usaha warga di pinggir jalan raya di Dusun Montong Buwuh.

Dua hari pasca kejadian, kondisi sudah kondusif. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengimbau masyarakat untuk tidak membalas serangan dan mengajak masyarakat untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan hukum kepada APH.

Minggu (11/5), dari pantauan Radar Lombok, warga yang menjadi korban mendapat santunan dari Pemkab Lobar melalui Dinas Sosial. Pejabat Dinas Sosial datang membawa bantuan kepada warga yang sedang dirawat. Bantuan diterima oleh keluarga korban disaksikan Kades Meninting, Camat Batulayar dan sejumlah tokoh masyarakat.

Kepala Desa Meninting, Mahnan Hariyanto, mengatakan, pasca kejadian masyarakat sudah kondusif dan masyarakat sudah berupaya menahan diri dan mempercayakan penanganan hukum kepada pihak APH.”Kita dan masyarakat mempercayakan penanganan hukum kepada APH. Masyarakat sudah mulai kondusif saat ini,” katanya kemarin.

Tindak lanjut dari penanganan hukum atas kasus penyerangan, pihak kepolisian sudah mulai bekerja dengan mengumpulkan barang bukti.”Penanganan hukum sedang berjalan. Kita apresiasi Polsek sampai Kapolres dan Polda atas penanganan kasus ini,” katanya.

Ia menuturkan, penanganan kasus ini tidak hanya di Polres, tetapi juga di Polda. Bahkan saat dirinya dimintai keterangan di Polres, pihaknya mendengar langsung Kapolda meminta Kapolres Lombok Barat dan Kapolres Lombok Tengah untuk segera menangani kasus ini.” Saya dampingi anak korban saat diminta keterangan, sekaligus kita berkomunikasi betul sejauh mana keseriusan aparat  untuk menangani kasus ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Buwun Sejati Tuntut Diberikan Bantuan Penuh

Begitu juga antar pemerintah daerah sudah melakukan komunikasi.”Pak Bupati Lombok Barat telepon Bupati Lombok Tengah. Artinya Pemda bangun kerjasama bersama  instansi, harapan kita dan harapan bupati, termasuk saya bantu kita untuk meredakan situasi yang memanas ini supaya tidak timbul hal yang tidak inginkan,” ungkapnya.” Mari kita percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” imbuhnya. Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi mengatakan bahwa pihaknya telah menangani kasus ini dengan serius.”Polres Lombok Barat telah menurunkan personel untuk mengamankan situasi dan menyelidiki kasus ini,” ungkapnya secara terpisah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan ini berawal dari kesalahpahaman di jalan raya antara warga setempat dengan warga yang diduga berasal dari salah satu desa di Kabupaten Lombok Tengah. Sekelompok warga yang diduga berasal dari Lombok Tengah ini kemudian datang ke Meninting dengan membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan. Akibatnya dua orang warga Dusun Montong Buwuh mengalami luka-luka. Mereka adalah S (34) yang mengalami luka robek di telapak tangan kiri dan dirujuk ke rumah sakit di Kota Mataram, dan MM (65) yang mengalami luka tebas di bagian kepala belakang dan masih dirawat di RS Bhayangkara. Selain itu, beberapa warung dan lapak PKL di sepanjang jalan Montong Buwuh juga dirusak.

Polres Lombok Barat mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini.” Kami mohon kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Ada Pengaduan Rekam Jejak Calon Sekda Lobar

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini dengan serius.” Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan menindak tegas para pelaku,” tegasnya.

Saat ini personel masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. Polres Lombok Barat juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau provokatif terkait dengan kejadian ini. “ Ini tentu menjadi keprihatinan bagi kita semua. Mari kita jaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Percayakan penyelesaian kasus ini kepada pihak kepolisian,”imbuhnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Lombok Barat H. Ilham meminta kepada semua masyarakat untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh keributan yang terjadi sehari sebelumnya. Ia meminta kepada masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya hal ini kepada aparat penegak hukum untuk ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku. “Saya mengimbau dan meminta kepada kita semua untuk menahan diri dan tidak terpancing. Terhadap kejadian tadi malam mari kita serahkan pada aparat untuk menindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Ilham meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat menindak pelaku keributan di Montong. Ia juga meminta kepada aparat keamanan untuk menjaga wilayah tersebut agar dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain itu Pj Bupati juga meminta agar tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menenangkan masyarakat sehingga situasi dapat cepat kondusif. “ Kami minta kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mendukung aparat dalam mewujudkan situasi kondusif dan aman,” ungkapnya.

Untuk biaya pengobatan korban, Pemerintah Kabupaten Lombok barat juga siap untuk menanggung semua biaya pengobatan korban.” Untuk biaya pengobatan, Pemda akan menanggung,” ungkapnya.(ami)

Komentar Anda