Polisi Angkut Ratusan Botol Minol dan LC Bawah Umur

BAWA: Petugas membawa dua LC umur anak menuju Mapolresta Mataram. (ROSYID/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ratusan botol minuman beralkohol (minol) tanpa izin edar dan dua orang perempuan bawah umur diamankan Satreskrim Polresta Mataram dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Sabtu malam (12/5).

“Dalam giat ini sasarannya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan perdagangan minol tanpa izin edar,” ucap Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Minggu (12/5).

Ada dua lokasi yang didatangi, yaitu angkringan Cana Gara dan Kafe Anggrek. Minol tanpa izin edar tersebut diangkut dari Angkringan Cana Gara yang ada di Lingkungan Pengempel, Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Total minol yang diamankan sebanyak 931 botol berbagai merk.

“Dari keterangan pemilik pun izinnya masih diurus. Namun pengelolaan tempat tersebut sudah dimulai sejak Oktober 2023. Jadi, terhitung sudah 8 bulan beroperasi,” sebutnya.

Baca Juga :  Briptu MAR, Polisi Pemasok Sabu di Dompu Ditangkap

Adanya penjualan miras ini juga dikeluhkan masyarakat setempat. Hal tersebut dikatakan Kepala Lingkungan Pengempel Lalu Suparno. “Sebelumnya sempat akan dibuatkan surat pernyataan bahwa tidak akan menjual miras,” kata Suparno di lokasi razia.

Ia mengetahui bahwa angkringan tersebut tidak mengantongi izin dalam menjual minol. “Kami di sini merasa resah. Banyak warga yang melapor karena sering terjadi kericuhan. Jadi, dengan adanya razia ini kami sangat bersyukur,” ucap dia.

Usai merazia angkringan Cana Gara dan mengangkut ratusan minol tanpa izin tersebut, petugas merazia Kafe Anggrek yang berada di wilayah Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Kafe remang-remang tersebut diduga mempekerjakan anak di bawah umur sebagai pemandu lagu atau LC.

Sejumlah perempuan ditemukan tengah menunggu tamu dan ada juga yang lagi menemani tamu minum miras. Dari hasil pemeriksaan, dua orang yang ditemukan masih berusia 17 tahun dan 16 tahun.

Baca Juga :  Dua Janda Cantik dan Satu Residivis Ditangkap Jual Sabu

Dua perempuan tersebut berinisial WC asal Sekotong, Lobar dan MM Janapria, Loteng. “Ada dua anak di bawah umur yang kami amankan di kafe tersebut,” kata Wakasatreskrim Polresta Mataram AKP I Nyoman Diana Mahardika.

Terhadap anak yang diamankan masih dimintai keterangan lebih lanjut. Apakah unsur eksploitasi terbukti atau tidak. “Kami akan gali lebih lanjut (TPPO), nanti kamu putuskan saat dilakukan gelar perkara,” katanya.

Petugas turut mengamankan puluhan botol minol tanpa izin edar di Kafe Anggrek. Serta menyita barang bukti berupa 9 lembar nota slip LC bulan Mei, 2 lembar nota pembayaran bulan Mei. “Kami juga mengamankan buku absensi ladies kafe. Semuanya masih kami dalami,” pungkasnya. (sid)

Komentar Anda