Investor Swedia Bangun 100 Unit Eco Villa di Tanjung Ringgit

GROUND BREAKING: Investor asal Swedia, PT. Eco Solutions Lombok (ELS) melakukan ground breaking pembangunan 100 Unit Eco Villa di Kawasan Ecoregional Tanjung Ringgit, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lotim. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Investor asal Swedia, PT. Eco Solutions Lombok (ELS) berencana membangun Eco Villa sebanyak 100 unit di Kawasan Ecoregional Tanjung Ringgit, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

Kepastian pembangunan 100 Eco Villa tahap pertama itu disampaikan Direktur PT. ESL, Jhon Higson dalam acara ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan Kawasan Ecoregional Tanjung Ringgit. “Pembangunan tahap pertama dimulai tahun depan. Semua proyek ini akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1000 orang lokal,” kata Jhon Higson, Rabu kemarin (29/11).

Dijelaskan Jhon Higson, untuk tahap pertama ini bukan hanya Eco Villa saja yang akan dibangun di Kawasan Ecoregional Tanjung Ringgit, tetapi juga akan dibangun Warung Sasak, Japanese Musium Glamping, Eco Sport, Nursery, Green Academy, Marina, dan Sasak Village Resort.

“Terima kasih atas support Bapak Pj Gubernur, Bapak Pj Bupati Lombok Timur dan semua Kepala Dusun dan jajarannya, serta para Kepala Dinas yang turut berperan dalam membantu semua hambatan yang dilalui selama ini,” ujar Jhon Higson.

Baca Juga :  TKD AMIN tak Persoalkan Kehadiran Dr Zul di Kampanye Ganjar

Sementara itu, Pj. Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, mengapresiasi rencana PT. ESL untuk berinvestasi di NTB. Dengan hadirnya Dubes Swedia di NTB ini, sekaligus membuktikan komitmen dari PT. ESL untuk mengembangkan Kawasan Sekaroh. “Cinta setia Jhon memang di Sekaroh, karena hampir 13 tahun Jhon tidak berpindah ke tempat lain. Bagaikan cinta sejati,” ujarnya.

Pj Gubernur menegaskan, tidak ada sedikit keraguan pun terhadap rencana investasi PT. ESL. Karena itu, Pemprov NTB ingin mengajak masyarakat untuk menjaga Kawasan Sekaroh ini agar tetap lestari, demi kemajuan daerah.

Kesempatan itu, Duta Besar Swedia Mr. Daniel Blockert menambahkan bahwa apa yang dilakukan PT. Eco Solutions Lombok, bukan saja untuk menciptakan kesempatan ekonomi bagi investor, tetapi juga untuk masyarakat lokal. “Itu kenapa saya sangat kagum sekali, dan bisa hadir disini,” ucapnya.

Baca Juga :  Membela Diri Hingga Dua Begal Terbunuh, Amaq Sinta Tidak Dapat Dipidana

Adapun acara ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Kawasan Ecoregion Tanjung Ringgit dilaksanakan untuk merayakan dimulainya pembangunan 100 unit villa di lokasi Friends Village. Pembangunan ini merupakan awal dari akan dibangunnya 3000 unit akomodasi untuk kegiatan wisata di daerah tersebut.

Tujuan dari Ecoregion Tanjung Ringgit adalah untuk mengembangkan destinasi eko wisata dan wisata medis terbesar di Indonesia secara berkelanjutan, yang akan menjadi katalisator pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Hadir dalam acara peletakan batu pertama Kawasan Ecoregion Tanjung Ringgit, Lombok Timur, yakni Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, Kepala DPMPSTP Provinsi NTB, Plt. Kepala BRIDA NTB, hingga para Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (rat)

Komentar Anda