Garuda Indonesia Kirimkan Bantuan Korban Banjir Bima

BANTUAN BIMA: Supervisor Reservasi Garuda Indonesia Cabang Mataram, Anom Bahtara, bersama Manajemen Garuda Indonesia Mataram saat melepas truk pengangkut bantuan bagi korban banjir bandang Bima, Sabtu (7/1) (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Banjir bandang yang menerjang Bima pada tanggal 21 Desember dan 23 Desember 2016 lalu, hingga kini masih dilakukan penanganan oleh tim terpadu dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bahkan karena dampak banjir bandang yang begitu besar dan merata dialami penduduk di Kota Bima dan sebagian Kabupaten Bima, sehingga masa penanganan tanggap darurat diperpanjang hingga dua pekan kedepan.

Bantuan dari berbagai pihak, baik itu instansi pemerintah, swasta hingga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) danjuga masyarakat umum terus berdatangan guna memberikan simpati membantu korban bencana banjir bandang Bima. Sebagaimana dilakukan manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Perusahaan maskapai penerbangan Indonesia ini melalui program corporate social responsibility (csr) menyalurkan bantuan menggunakan armada satu truk membawa banuan menuju Bima untuk kemudian diserahkan kepada posko penanganan bencana banjir Bima.

“Bantuan berbagai kebutuhan bagi korban bencana banjir bandang Bima ini disalurkan sebagai bentuk peran serta kami membantu korban banjir Bima,’ kata Supervisor Reservasi Garuda Indonesia Cabang Mataram, Anom Bahtara, Sabtu  (7/1).

[postingan number=3 tag=”banjir”]

Melalui dana CSR, PT Garuda Indonesia Cabang Mataram mengirimkan bantuan korban banjir bandang Bima senilai Rp75 juta lebih yang disalurkan dalam bentuk barang sesuai kebutuhan penduduk korban banjir. Seperti 2 ton beras , 250 dus air mineral, 68 box mie instan, selimut dan tikar, alat kebersihan, kebutuhan bayi, kebutuhan khusus perempuan dan kebutuhan lainnya bagi korban banjir Bima.

Pengiriman bantuan korban banjir Bima yang diangkut satu truk tersebut dikawal mobil patwal kepolisian. Hal tersebut diakui, Anom untuk mengantisipasi terjadi sesuai hal yang tidak diingingkan di perjalanan.

“Kita hanya inginkan bantuan tersebut sampai ditujuan dan masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut. Makanya kami siapkan patwal kepolisian untuk mengkawal truk sampai ke Bima,” terangnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut