Demokrat Tertarik Koalisi Poros Tengah?

Demokrat Tertarik Koalisi Poros Tengah
SOLID: Pimpinan parpol tergabung dalam Koalisi Poros Tengah hingga saat ini terbilang sangat solid.

MATARAM—Koalisi Poros Tengah yang diinisiasi PPP dan PAN mulai mencuri  perhatian parpol lain. Ada 4 parpol masih solid bergabung dalam koalisi poros tengah. Yakni, PPP, PAN, PKB dan Partai Hanura.

Wakil Ketua PPP NTB, Nurdin Ranggabarani mengungkapkan, manuver politik Koalisi Poros Tengah menarik perhatian sejumlah parpol lainnya. Diantara partai yang kabarnya tertarik ikut bergabung yakni, Partai Demokrat.

“Partai Demokrat pun tertarik dengan koalisi poros tengah,” katanya, kepada Radar Lombok, Kamis kemarin (20/4).

Katanya, petinggi Partai Demokrat di NTB sudah menyampaikan ketertarikan dan keinginan bergabung. Terhadap keinginan itu, pihaknya sangat terbuka dengan parpol manapun yang mau bergabung.

Namun demikian, tidak sembarang parpol bis abergabung dalam koalisi tersebut. Hal utama yang harus dipastikan sebelum bergabung yakni, ada kesepahaman dan perspesktif sama memandang arah dan laju pembangunan di NTB.

“Kita terbuka dengan parpol manapun,” ucap vokalis Udayana tersebut.

Ia pun menegaskan, koalisi 4 parpol itu makin solid dan kompak. Menurutnya, Koalisi Poros Tengah akan menjadi kekuatan besar dan menjadi salah penentu konstalasi dan dinamika politik di Pilkada NTB.

Dengan kekuatan yang dimiliki parpol Koalisi Poros Tengah, sebutnya, membuat parpol lain seperti Partai Demokrat tertarik. Koalisi Poros Tengah pun siap mengusung pasangan calon terbaik. Dengan memperhatikan mekanisme penjaringan calon kepala daerah sedang berlangsung di masing-masing parpol koalisi.

Dikatakan, Koalisi Parpol Poros Tengah adalah PPP, PAN, Hanura, dan PKB. Keempat parpol ini dengan jumlah 21 kursi dipastikan bisa mengusung calon.

Sejauh ini, sambungnya, hubungan keempatnya masih berjalan baik dan bagus. Karena para figur yang mengambil formulir di salah satu partai juga mengambil formulir di parpol lain. Bahkan, tak sedikit figur kian intens berkomunikasi dengan DPP.

Bahkan, ia menegaskan, bahwa pihaknya sudah merumuskan dan merampungkan nota kesepahaman diantara 4 parpol tersebut sebagai landasan atau acuan dalam berkoalisi di Pilkada NTB. nota kesepahaman tersebut dirumuskan oleh ke 4 parpol yang terlibat dalam koalisi.

Sementara itu, pengamat politik NTB, Dr. Kadri mengungkapkan, koalisi poros tengah akan meningkatkan posisi tawar atau nilai jual bagi parpol yang tergabung di hadapan bakal kandidat calon gubernur dan wakilnya. Koalisi Poros Tengah akan memberikan peluang dan keuntungan bagi kandidat yang berasal dari non partai politik untuk memperoleh kendaraan melaju di Pilkada NTB.

Menurutnya, bisa saja parpol yang tergabung dalam koalisi poros tengah memberikan peluang dan kesempatan bagi kandidat non parpol sebagai calon kepala daerah alternatif yang didukung dan diusung. “Bisa saja nanti karena sulit menemukan kesepakatan kader parpol diusung. Akhirnya, mereka bersepakat mengusung  kader diluar parpol,” imbuhnya. (yan)