Daeng Paelori Kembali Nahkodai Golkar Lotim

SELONG—Daeng Paelori kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Partai Golkar Lombok Timur (Lotim) untuk periode 2016/2021. Kepemimpinan Daeng untuk periode kedua ini dipastikan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke IX (sembilan) partai berlambang pohon beringin itu, yang berlangsung di Kantor DPD II Golkar, Minggu kemarin (21/8).

Hadir dalam Musda, sejumlah kader dan simpatisan Golar, mulai dari tingkat Provinsi seperti Sekretaris Golkar NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda mewakili Ketua DPD, Suhaili, pengurus Golkar tingkat kabupaten, kecamatan, tingkat desa, hingga para sesepuh Golkar lainnya.

Sementara proses pemilihan Ketua Golkar Lotim berlangsung aman dan lancar. Dari 25 kader Golkar yang memiliki hak suara, secara aklamasi menyatakan dukungan dan memberikan kepercayaan penuh ke Daeng Paelori untuk memimpin Golkar  lima tahun mendatang.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Musda, Hasan Rahman mengatakan, bertepatan dengan HUT RI ke 71, diharapkan Negara ini semakin kuat dan jaya. Begitu juga dengan partai Golkar, kedepan agar tetap semakin solid dan berjaya. “Partai Golkar sedang berbenah  setelah terombang ambing akibat konflik internal di pusat selama hampir 1,5 tahun,” ungkapnya.

Konflik yang terjadi saat itu juga berpengaruh hingga daerah. Namun itu tidak terjadi terhadap Golkar Lotim. Selama ini semua Kader dan simpatisan Golkar Lotim selalu kompak dan solid. “Mari kita bersatu untuk daerah Bumi Karya (Lotim) kita ini, sehingga tercapai masyarakat sejahtera seperti yang diinginkan Partai Golkar,” sebutnya.

Dikatakan, pelaksanaan Musda sekaligus sebagai ajang untuk konsolidasi kepengurusan Partai Golkar. Baik ditingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan. Itu semua semata untuk mewujudkan Partai Golkar yang solid. Terlebih lagi dalam waktu dekat, Golkar akan menghadapi Pilkada serempak 2018, disusul pemilihan legislatif dan Presiden pada tahun 2019 mendatang.

Dengan itu, maka semua kader Golkar diharapkan lebih mempersatukan diri, kompak dan semakin solid, sehingga Golkar kembali berjaya pada pemilihan nanti, khususnya Pilkada Lotim mendatang. “Pilkada, Pileg dan Pilpres sudah menunggu kita. Mari kita berjuang sepenuh hati. Golkar menang rakyat menang, suara Golkar suara Rakyat,” orasinya.

Sementara Sekretaris Golkar NTB, Baiq Isvie  Rupaeda mengaku, pelaksanaan Musda merupakan upaya melakukan persiapan untuk konsolidasi di internal ogranisasi. Selain Musda kata Isvie yang juga Ketua DPRD NTB, juga akan dilakukan Musda tingkat kecamatan (Muscam) dan Desa (Musdes).

Dengan terpilihnya Daeng sebagai Ketua Golkar Lotim dalam Musda tersebut, maka Golkar berencana mengusung kadernya sendiri untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Lombok Timur 2018 mendatang. Terkait ini, Isvie mengaku semua itu akan disesuaikan dengan mekanisme yang ada di internal partai. “Ada mekanisme di partai,” ungkapnya.

Yang jelas lanjutnya, kader partai Golkar sebagian besar telah menyampaikan aspirasi untuk mencalonkan kader terbaiknya pada pemilihan mendatang. Baik itu pemilihan Bupati Lotim, termasuk pemilihan Gubenur. “Dalam pidato saya sudah saya sampaikan, kita akan mengusung ketua terpilih menjadi calon Bupati atau calon Wakil Bupati (Lotim),” tandasnya.

Namun semua itu nantinya akan dilihat situasi dan perkembangan politik. Jika nantinya Golkar tidak memungkinkan untuk mengusung kadernya menjadi bupati, paling tidak bisa maju menjadi wakil bupati. ‘’ Pokoknya kita melihat kondisi nanti,” sebutnya.

Agar syarat untuk mencalokan kader Golkar maju menjadi calon bupati terpenuhi, DPD Golkar tingkat satu telah meminta DPD Golkar tingkat dua untuk melakukan penjajakan dan mencari koalisi dengan pertai pendukung lainnya. Dengan itu, maka Golkar bisa memenuhi syarat untuk mengusung calonnya sendiri di Pilkada Lotim, baik itu sebagai bupati maupun wakil bupati. “Kita harus berkoalisi, endak bisa Golkar sendiri,” terangnya.

Terkait dengan Pelaksanaan Musda, dipastikan Ketua DPD Golkar Lotim telah dipilih secara aklamasi tanpa melalui voting. Itu dilakukan, lantaran semua peserta Musda yang memiliki hak suara telah menentukan pilihannya ke Daeng Paelori.

Disebutkan, dari 25 hak suara, terdiri dari 20 pimpinan Golkar tingkat kecamatan, kabupaten satu suara, Kuantim satu suara, ormas pendiri satu suara, ormas peninjau satu suara, dan DPD satu suara. “Ini Musda yang terbaik, karena tidak ada persoalan didalamnnya,” puji Isve.

Selanjutnya, Ketua Golkar Lotim terpilih, Daeng Paelori mengatakan, selama kepemimpinanya lima tahun kedepan, sesuai amanah dari partai dirinya akan segera membangun konsolidasi dan musyawarah dengan semua tingkatan kader partai yang ada di Lotim. Salah satunya dengan pengurus partai di tingkat kecamatan dan desa. “Ini agenda-agenda kita yang akan cepat kita lakukan. Dan kami punya keyakinan, konsolidasi kita tanpa gaduh. Konsolidasi tetap damai,” yakinnya.

Dirinya bertekat akan merangkul semua lapisan kader Partai Golkar. Mereka ini akan diajak untuk bergabung kembali membesarkan dan mengembalikan kejayaan Partai Golkar. “Semua keluarga besar Partai Golkar akan kita ajak bergabung kembali,” imbuhnya.

Terkait rencanan pencalonnya untuk diusung menjadi Bupati Lotim nanti, sebagai kader dirinya mengaku siap. Karena itu merupakan perintah partai yang harus dipatuhi oleh kader. Jika partai mengamanahkan, maka dirinya akan memberikan loyalitas yang terbaik untuk partainya. “Harus siap. Hanya loyalitas yang bisa kita sumbangkan ke partai ini, tidak ada lain,” pungkasnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid