Berbagi Ilmu dengan Calon TKI

TUTI ALAWIYAH (Sudir/Radar Lombok)

Daerah ini masuk kategori lumbung Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sebagiannya adalah tenaga kerja perempuan (TKW). Banyak TKI yang justru tidak memahami tugas dan pekerjaan mereka begitu tiba di negara tujuan. Kondisi ini kerap menimbulkan masalah.

Tugas berat para TKI perempyan menjadi perhatian Tuti Alawiyah. Ia adalah salah satu tenaga kesehatan di salah satu perusahaan pengerah TKI (PJTKI) di Kota Mataram. Berbekal ilmu yang didapatkannya di bangku kuliah di Poltekes Mataram, ia menyalurkan ilmunya ke kalangan TKW yang hendak berangkat. Sebelum berangkat, mereka diberikan pelatihan, pembinaan, setelah mendapatkan sertifikat baru mereka boleh berangkat. “ Saya berikan ilmu seperti cara merawat bayi, merawat Lansia, maupun asupan gizi bagi anak. Ini untuk TKW yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga,” ungkapnya kepada Radar Lombok kemarin.

Ia sosok perempuan yang selalu peduli terhadap sekelilingnya. Ia dikenal sebagai sosok perempuan yang ramah. Ia tinggal di Lingkungan Gegutu Rembige.

Tercatat sudah ratusan TKW yang dibina. Selama ini tujuan TKW dominan ke Arab Saudi, Malaysia, Taiwan dan Singapura.

Selama ini banyak kasus TKW. Perempuan berjilbab ini terus memberikan motivasi kepada calon TKI. Ia tetap berpesan untuk tetap mengedepankan standar pekerjaan serta berbuat baik kepada majikan.(dir)