Siswa SMAN 10 Mataram Dilatih Berkendara dengan Cara Aman

HONDA RIDING SEKOLAH
EDUKASI : Perwakilan siswa SMAN 10 Mataram bersama guru dan tim safery riding Astra Motor NTB usai memberikan edukasi keselamatan berkendara, Selasa (15/6).

MATARAM – Kepedulian Astra Motor NTB sebagai pelopor keselamatan berkendara selalu di gaungkan dalam berbagai kesempatan. Pada Selasa (15/6), Astra Motor NTB berkesempatan memberikan edukasi safety riding atau yang lebih dikenal dengan keselamatan berkendara kepada siswa di SMAN 10 Mataram. Sebanyak 30 siswa SMAN 10 Mataram dilatih cara berkendara yang aman dan nyaman dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Marketing Sub Dept Head Astra Motor NTB Kresna Murti Dewanto menjelaskan, tujuan dari diselenggarakannya edukasi keselamatan berkendara bagi pelajar ini, adalah sebagaimana diketahui tingkat kecelakaan tertinggi sering dialami oleh usia remaja menuju dewasa. Hal ini harus dibenahi dengan rutin memberikan edukasi cara berkendara yang baik dan aman.

“Kami selaku produsen sepeda motor terbesar di wilayah NTB juga tetap fokus terhadap tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan edukasi berkendara yang aman bagi masyarakat. Tak hanya berfokus kepada kaula muda seperti sekolah, tetapi CSR berupa edukasi safety riding ini juga menyasar berbagai elemen masyarakat, seperti komunitas, instansi pemerintahan, dan private company,” kata Kresna Murti.

Kegiatan safety riding di SMAN 10 Mataram dimulai pukul 08.30 Wita dibuka oleh Satria Wiman Jaya selaku instruktur Safety Riding Astra Motor sekaligus sebagai Host selama edukasi berlangsung. Sebelum masuk ke sesi materi, para peserta diajak untuk melakukan pre-test terlebih dahulu, untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap keselamatan berkendara di jalan seperti apa. Terlihat angka akurasi dibawah 60% mengartikan bahwa siswa masih banyak yang belum paham tentang keselamatan berkendara.  Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari safety riding yang dibawakan secara online oleh instruktur AHM Jakarta yaitu Laras Dwi Yulia.

“Penyampaian materi yang diberikan berupa awareness, basic skill & #Cari_Aman. Keseruan selama materi terlihat dari keaktifan para siswa dengan bertanya kepada instruktur. Dan setelah sesi materi, kami berikan post-test diakhir acara untuk mengukur kembali seberapa paham dan konsentrasinya para peserta,” jelas Satria Wiman Jaya.

Hasil post-test menunjukan nilai akurasi sebesar 92%, artinya para peserta sangat terbantu dan dapat memahami materi keselamatan berkendara yang disampaikan. Dengan pemahaman yang baik ini, dapat menambah wawasan para pengguna jalan raya khususnya siswa-siswi yang telah mengikuti seminar edukasi safety riding hari ini dan dapat menekan angka lakalantas di Kota Mataram. (luk)

BACA JUGA :  Honda NTB Gencarkan Edukasi Safety Riding