Melirik Program ‘Si Made’ Polres Loteng

Melirik Program Si Made Polres Loteng
BERTANYA; Lalu Salehuddin salah seorang pembuat SIM C saat melemparkan pertanyaan kepada kapolres. (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

Jika dulu masyarakat berbondong bondong datang untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Kini malah sebaliknya, Polres Lombok Tengah yang mencari masyarakat yang ingin membuat SIM dan program ini dinamakan  Sim Masuk Desa (Si Made).


SAPARUDDIN PRAYA


JIKA dulu masyarakat yang ingin membuat SIM harus berpikir seratus kali mendatangi kantor lantas Polres Lombok Tengah. Berpikirnya mereka ada kalanya takut bertemu dengan polisi yang menggunaan jenggel, ada juga yang khawatir, tidak lulus dan masih banyak lagi alasan mereka tidak mau membuat SIM.

Masih minimnya masyarakat yang membuat SIM, ternyata itu terus dikaji oleh pihak kepolisian, sehingga melahirkan program yang dinamakan Sim Masuk Desa (Si Made). Program Si Made ini biasanya digabungkan dengan acara Bersama Berbagi dan Terhubung (Begibung).

Sejauh ini, program Si Made sudah memasuki ke Tiga kali, dimana pertama di laksanakan di Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat, selanjutnya di Desa Pendem Kecamatan Janapria dan hari ini di pusatkan di lapangan umum Mujur Desa Mujur Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah.

Pantauan Radar Lombok, ternyata masyarakat yang datang disajikan sejumlah makanan gratis oleh polres, mulai dari ubi ubian, kacang kacangan, talas, air minum dan sejumlah makanan ringan lainnya.

Mereka disuguhkan, sambil mendengarkan penjelasan dari kapolres, terkait mekanisme pembuatan SIM.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilurr Rochman mengatakan, dalam program Si Made ini, jika pihaknya mengatakan, dulu masyarakat yang capek datang ke polres membuat SIM. Namun kali ini Polisi yang datang untuk jemput bola agar masyarakat membuat SIM. “Jika dulu masyarakat yang capek mendatangi polres membuat SIM, sekarang giliran polisi harus turun jemput keinginan masyarakat yang ingin memiliki persyaratan mengendarai,” katanya.

Program ini lanjutnya, sudah mendapatkan atensi dari Polda dan bahka setiap ada program Si Made, selalu ada tiem dan alat dari Polda yang ikut membucap program SI Made. “Alhamdulillah, program yang kita lakukan ternyata sudah mendapatkan dukungan penuh dari Polda dan bahkan informasinya, program Si Made ini juga akan dilakukan oleh polres se NTB,” akunya.

Catatan Radar Lombok, jumlah pendaftar dalam program Si Made ini sebanyak 265, lulus untuk SIM A sebanyak 3 orang, selanjutnya SIM C, sebanyak 23 orang. (**)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid