Bayar Bis Sekolah Pakai Sampah

M Saleh
M Saleh .( Ali/Radar Lombok)

MATARAM—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram makin serius dengan rencana mengoperasikan bis sekolah. Namun ada yang inovatif dari rencana ini.

“Siswa yang diangkut menggunakan bis sekolah tidak bayar. Mereka cukup memberikan sampah plastik,’’ ujar Kepala Dishub Kota Mataram, M Saleh, Selasa (17/9).

Pembayaran menggunakan sampah plastik disebutnya sebagai bentuk pembelajaran. Ini karena pengadaan bis sekolah bukan berorientasi profit. Sampah-sampah yang diserahkan siswa itu dipastikan akan diolah oleh Dharma Wanita setempat.

Meski demikian, siswa tidak diwajibkan menyerahkan sampah plastik. Dishub hanya mengimbau agar bisa menyerahkan sampah plastik kepada petugas.

Ia mengatakan, rencana ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kota Mataram. Tak lupa, hal sama juga akan dilakukan kepada para kepala sekolah agar rencana ini mendapat dukungan.

‘’Lewat dinas pendidikan kita sudah coba wacanakan bersama. Dinas Pendidikan juga konsen dengan transportasi karena memang di jam tertentu ada kemacetan. Kepala dinas juga komitmen untuk membantu kita,’’ ungkapnya.

Selain itu, untuk tahap pertama nanti bis sekolah ini tidak melayani seluruh sekolah. Melainkan sekolah yang ada di Jalan Langko saja. Alasannya karena di lokasi ini kerap macet saat jam puloang sekolah. Keberadaan bis sekolah diklaim mampu mengurai kemacetan sementara waktu.

Direncanakan, pengadaan bis sekolah melalui APBD perubahan. Sementara ini, baru dua unit bis sekolah yang disiapkan. Dishub akan menyiapkan dua mini bus sebagai bis sekolah.

Mengingat anggaran pengadaannya cukup banyak, Dishub mengantisipasi dengan menyewa mini bis sementara waktu. ‘’Jadi kita sewa dulu. Bukan membeli. Dua mini bus yang akan kita sewa. Sekarang kita masih menunggu APBD perubahan,’’ katanya.

Dengan adanya dua bis sekolah nanti menurutnya jelas tidak mencukupi. Untuk itu, baru diwacanakan untuk mengangkut siswa di Jalan Pejanggik. ‘’Kita kan ada dua strategi mengatasi kemacetan di sana. Ada bis sekolah dan juga penjemputan. Jadi anak-anak dikumpulkan di Islamic Center. Nanti diarahkan ke sana. Sekarang yang jadi perhatian kita juga di SD 7 Mataram karena di sana macet juga,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H Fatwir Uzali mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub terkait rencana pengadaan bis sekolah. Ia pun menyambut baik rencana adanya sampah plastik yang diserahkan siswa.

‘’Bagus itu kita dukung. Nanti kita perlu bertemu lagi untuk membahas ini,’’ kata Fatwir. (gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid