Tiga Parpol Jajaki Koalisi Pilkada KLU

Tiga Parpol Jajaki Koalisi Pilkada KLU
JAJAKI KOALISI: (kiri-kanan) Sekretaris DPW NasDem NTB Multazam, Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto, dan Ketua DPW PAN NTB Hasbullah Muis berpose di Kantor DPRD NTB. Ketiganya adalah Anggota DPRD NTB dapil Lombok Barat-Lombok Utara.( AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Partai Gerindra, Partai NasDem, dan PAN mencoba membangun koalisi untuk Pilkada Kabupaten Lombok Utara (KLU) 2020 melalui diskusi intens para wakilnya di DPRD NTB.

Anggota DPRD NTB Sudirsah Sudjanto yang juga Ketua DPC Partai Gerindra KLU mengatakan, berdasarkan diskusi dengan para wakil partai tersebut di Udayana, bukan tidak mungkin memunculkan opsi pasangan calon bupati dan wakil bupati, karena di politik, semua mungkin.

Partai Gerindra menjadi pemenang di KLU pada Pileg 2019 dengan raihan lima kursi di DPRD setempat. Kemudian NasDem dua kursi dan PAN empat kursi. Total 11 kursi sudah lebih dari cukup untuk partai atau gabungan partai bisa mengusung pasangan calon, karena syaratnya minimal enam kursi.

Namun tentu, masing-masing parpol juga mekanisme menentukan siapa yang diusung. Misalnya melalui penjaringan bakal calon.

Gerindra sendiri awalnya mewacanakan penjaringan di KLU pada pekan ini, namun diundur hingga awal Oktober. Serentak bersama kabupaten/kota lain yang menggelar pilkada. “Penjaringan dibuka serentak pada Oktober nanti,” jelasnya, kemarin.

Anggota DPRD NTB dari Partai NasDem Multazam membenarkan bahwa pihaknya sudah ada komunikasi dengan Gerindra dan PAN terkait kemungkinan koalisi di Pilkada KLU. DPC NasDem juga sudah diinstruksikan membuka penjaringan pada 23 September-23 Oktober.

 Diharapkan para kader NasDem atau kader dari partai calon mitra koalisi mendaftar. Termasuk juga yang tidak berpartai. Silakan mendaftar. Gratis. Namun hingga Rabu (26/9) kemarin kata Sekretaris DPW NasDem NTB ini, belum ada yang mendaftar.

Anggota DPRD NTB dari PAN, Hasbullah Muis mengungkapkan, sangat terbuka PAN, Gerindra, dan NasDem berkoalisi di Pilkada KLU. Komunikasi politik juga terus dimantapkan. “Jadi sangat terbuka untuk kita berkoalisi,” pungkas Sekretaris DPW PAN NTB ini. (yan)