Musda Golkar Ditunda Lagi

Illustrasi
Advertisement

MATARAM – Rencana Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar NTB X, kandas lagi. Sedianya, musda ini akan digelar Rabu (22/7) hari ini di Hotel Novotel Kuta Lombok Tengah. Namun, rencana musda ini gagal lagi setelah DPP berhalangan untuk hadir. ‘’Musda kembali ditunda,’’ kata Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Antarlembaga DPD I Partai Golkar NTB, Hasan Masat, Selasa (21/7).

Hasan berdalih, penundaan kembali musda ini karena kurang cermatnya panitia. Panitia tidak bisa mengatur jadwal musda yang bertepatan dengan agenda rapat pleno DPP untuk persiapan pilkada serentak 2020. DPP tidak bisa menghadiri rencana musda hari ini, sementara kehadiran DPP menjadi sebuah keharusan. ‘’Sesuai AD/ART partai, pelaksanaan musda wajib dihadiri unsur DPP. Ini semata-semata persoalan teknis penjadwalan kurang cermat,” sesal pentolan aktivis ini.

Hasan juga menepis kembali tertundanya musda ini lantaran belum klopnya para pemilik suara. Yaitu persimpangan suara DPP dan pengurus partai di tingkat DPD II. Di mana HM Suhaili FT mendapatkan dukungan dari sebagian besar suara DPD II. Sementara H Ahyar Abduh mendapatkan dukungan dari DPP.

Kata Hasan, penundaan musda ini kemungkinan berbuntut pada penunjukan pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar NTB. Hal itu mengingat tempo waktu jabatan HM Suhaili FT sebagai Plt Ketua DPD I Partai Golkar NTB berlaku hingga 31 Juli 2010. ‘’Kita usahakan musda terlaksana sebelum tanggal 31 Juli,’’ tandasnya.

Meski tak bisa memastikan kesiapan dan kehadiran DPP terkait pelaksanaan Musda X, tapi panitia akan tetap mengusahakan agar musda bisa digelar sebelum tanggal 31 Juli. Panitia akan kembali berkoordinasi dengan DPP terkait jadwal kesiapan kehadiran pengurus DPP. “Tentu akan dikomunikasikan ulang dengan DPP terkait jadwal musda,” terangnya.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB, Misbach Mulyadi menilai lain. Dia menduga ditundanya musda ini karena belum klopnya suara DPP dan DPD II sebagai pemilik suara. ‘’Mereka (DPD II, red) itu belum klop dengan keinginan DPP,’’ tukas Misbach.

Misbach menambahkan, semestinya para pemilik suara terutama DPD kabupaten/kota agar mendukung kandidat yang direstui DPP. Dengan begitu, dipastikan Musda X bisa segera terlaksana. Partai Golkar NTB bisa fokus menghadapi perhelatan pilkada serentak 2020 yang akan digelar di tujuh kabupaten/kota. ‘’Para pemilik suara ini harus sadar apa yang menjadi kehendak DPP,” pungkasnya. (yan)