Mohan-Selly Diprediksi Bakal Bertarung Sengit

Pilkada Kota Mataram

H Mohan Roliskana – Hj Selly Andayani (SUDIR/RADAR LOMBOK)
H Mohan Roliskana – Hj Selly Andayani (SUDIR/RADAR LOMBOK)
Advertisement

MATARAM—Dua bakal calon (Balon) pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram (Pilwali), diprediksikan bakal bersaing ketat, pada Pilkada Kota Mataram, 9 Desember mendatang. Ke dua paket pasangan calon (Paslon) dimaksud, yakni Paslon H Mohan Roliskana-TGH Mujiburahman (Harum) yang diusung Partai Golkar dan PPP, dengan Paslon Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (Salaman) yang diusung PDI Perjuangan dan PKS.

Hal itu disampaikan Pengamat Politik UIN Mataram, DR Kadri, yang mengatakan bahwa ke dua kandidat ini memiliki massa riil di Kota Mataram. sehingga pihaknya memprediksikan mereka akan bertarung sengit. “Saya melihat ke dua pasangan ini masing-masing memiliki basis pemilih tersendiri,” katanya kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (14/7).

Misalnya Selly, yang tidak bisa dipisahkan dengan pemilih PDIP, dan juga pemilih beretnik Bali. Demikian TGH Manan yang menjadi pasangannya, juga didukung oleh kader PKS yang militan.

Sementara pasangan HARUM juga sama. Mohan sebagai incumbent memiliki pemilih tersendiri, apalagi dia bisa merawat relasi atau basis pendukung almarhum bapaknya. Sedangkan pasangannya, TGH Mujiburrahman lebih realistis dan jelas pendukungnya, seperti di Sekarbela, dan juga sebagian jama’ah NU.

“Jadi bila melihat peta dukungan seperti ini, maka untuk sementara (sebelum muncul calon lainnya) kita bisa mengatakan bahwa kedua pasangan ini yang akan beradu kuat,” jelas Kadri.

Saat ini, lanjutnya, berapa calon lain juga telah muncul, seperti Paslon HL Makmur Said-Badrutama Ahda (Muda), dan satu lagi Baihaqi-Baiq Ratu Ganefi (Baru). Ke dua kandidat ini masih gencar melakukan komunikasi politik dengan Parpol pendukung. Dimana saat ini belum semua rekomendasi Parpol dikeluarkan.

Sehingga kalau misalnya ada Paslon lain muncul, diluar Makmur-Ahda dan Baihaqi-Diay, maka bukan tidak mungkin petanya juga akan berubah lagi. Sementara di satu sisi, para Pimpinan Parpol juga semakin gencar melakukan komunikasi politiuk, untuk menentukan sikap dukungan kepada para kandidat yang mulai muncul di permukaan.

Terpisah, Ketua DPC Partai NasDem Kota Mataram, Samsul Bahri mengatakan, bahwa untuk arah dukungan partainya belum final. Meski sebelumnya ada wacana koalisi biru. “Kami lebih hati-hati lagi, takut trauma seperti tahun 2015 lalu. Sudah berkoalisi, ternyata ditinggalkan penguasa,” ujarnya.

Meski pihaknya (NasDem) hanya memiliki satu kursi di DPRD Mataram, namun satu kursi juga bisa menjadi penentu Paslon untuk mendaftar ke KPU Kota Mataram. “Memang ada satu kursi kami. Tapi kami tetap hati-hati,” singkatnya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid