Kompetisi Liga 3 Zona NTB Batal Digelar

TAMPIL : Tampak saat tim Perselobar tampil merebut tiket menuju pada laga Final Liga 3 2019 lalu. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Asprov Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTB memutuskan Liga 3 Zona NTB batal digelar tahun 2020 ini. Keputusan ini terjadi setelah menggelar Rapat Exco yang berlangsung di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sabtu (17/10).

Sekretaris Asprov PSSI NTB Prietia Eko Wardoyo mengatakan, guna memastikan kelanjutan perhelatan Liga tertinggi di wilayah NTB tersebut, pihaknya kembali menggelar rapat Exco dengan mengundang sejumlah pihak, terutama pengurus Asprov PSSI NTB. Dalam rapat yang berlangsung lancar itu, semua pihak sepakat Liga 3 tahun 2020 Zona NTB resmi dibatalkan dengan beberapa alasan.

“Kita sudah putuskan, Liga 3 Zona NTB kita tiadakan tahun ini,” katanya Sabtu (17/10).

Adapun alasan dibatalkannya perhelatan Liga 3 tersebut, yakni suasana terkini masih dalam keadaan pandemi Covid-19. Kemudian Regulasi Liga 3 belum dikeluarkan oleh PSSI Pusat, termasuk juga karena perhelatan Liga 1 dan Liga 2 tidak mendapat izin dari pihak Kepolisian. Atas dasar keadaan tersebut, Liga 3 Zona NTB dianggap mustahil bisa berjalan maksimal, karena rentang jadwal tahapan Liga 3 antara Kick off dengan final sangat mepet.

Menurut Eko, Liga 3 yang paling membuatnya tidak terlaksana, karena Liga 1 tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Padahal secara teknis Liga 1 dan Liga 2 ini sudah sangat siap. Namun dalam perjalanannya pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin untuk pelaksanaannya, karena kondisi pandemi Covid-19 belum memungkinkan.

“Kalau Liga 1 tidak bisa jalan, otomatis liga dibawahnya juga tidak jalan,” terangnya.

Eko menjelaskan, gelaran liga di indonesia ini memiliki keterkaitan yang cukup erat. Mulai dari Liga 3 tingkat Asprov, regional maupun nasional. Jika satu tidak dilaksanakan, maka seluruh mekanisme tidak bisa berjalan. Akibatnya berdasarkan sejumlah poin alasan itu, pihak Asprov PSSI NTB sepakat tidak menggelar Liga 3 di tahun 2020.

“Selanjutnya kita akan mempersiapkan kompetisi Liga 3 di tahun 2021 saja,” lanjutnya.

Sementara itu, Manajer Perselobar Sudianto mengatakan, pada prinsipnya tim dan pemain sudah siap jika memang Asprov PSSI NTB menggelar Liga 3, namun rupanya keadaan tidak berpihak untuk tahun 2020 ini. Pasalnya, perhelatan Liga 3 resmi ditiadakan, dengan berbagai pertimbangan.

Sudianto menjelaskan, susunan pemain Perselobar terbilang sudah makin lengkap, sehingga tidak ada keraguan lagi untuk menjemput juara di Liga tertinggi Zona NTB tersebut. Namun pihaknya menyayangkan, perhelatannya tidak bisa dijalankan seperti biasanya.

“Kita sudah sangat siap untuk berlaga, tapi keadaan tidak memungkinkan. Makanya kita cukup kaget, dan menyayangkan,” tutupnya. (rie)